Grimoire yang bertindak Pasif

2 0 0
                                        

Firuko yang sedang berbelanja di salah satu supermarket favorit nya mendapatkan telepon dari Adler perihal kemunculan Grimoires.

"Maaf nona, apakah kau bisa sedikit mempercepat cek harga? Saya sedang terburu-buru..." ujar Firuko, karyawati yang memiliki rambut bersurai panjang warna biru kegelapan dengan manik mata yang memiliki warna violet kebiruan menggangguk paham.

"Total nya sekitar 1.350 yen, tunai atau kredit?"

"Ambil aja ini, kalau ada sisa anggap saja uang tip." Firuko memberikan sekitar 1.500 yen dan segera mengambil belanjaan yang telah dibungkus dalam plastic seraya pergi, gadis yang melayaninya pun tersenyum.

"Sampai Jumpa, semoga perjalanan Tuan lancar!" setelah itu ia menatap kearah keluar, ia merasakan atmosfer aneh diluar sana... lalu kembali menata keuangan dan menghitung penghasilan supermarket hari ini.

"Alicia... kau dengan bodohnya mengekspos dirimu terhadap manusia-manusia era sekarang, bodohnya dirimu~"

Sementara itu di tempat lain, terlihat Lele mencoba mencari kelemahan terhadap lawannya Alicia namun dihalangi oleh boneka-boneka yang dikendalikan Grimoire tersebut.

"cih, jangan menghalangi ku boneka sialan!!!" karena tidak sabaran, Lele pun menyerang boneka itu. Disaat bersamaan Alicia tersenyum licik, Aisa yang menyadarinya segera memanggil Lele.

"Awas itu jebak—"

DUAR!!!

Namun terlambat, boneka itu meledak hebat disaat serangan Lele mengenai dan membuat tubuh nya terhempas sejauh 13 meter...

"ugh..." ringis nya, membuat Aisa bergeleng kepala

"Ceroboh sekali, Mirai-san sebaiknya kita hindari boneka itu..."kata Aisa, Mirai mengangguk dan segera menerjang kearah Alicia. Para boneka berusaha menghalangi namun ia berhasil melewati nya dan memberikan tiga tebasan yang mengenai tubuh Alicia.

"kh! Sialan!!!" ringisnya tak terima, para boneka yang Mirai hindari segera meluncur kearah nya. Mirai yang mengetahui nya melakukan backflip guna menghindari para boneka itu dan mendarat pada posisi dibelakang Aisa.

Disaat itulah fokus Alicia teralihkan pada Aisa yang memegangi koin sebari mengeluarkan percikan listrik hitam dari dalam tubuh nya.

"Pierced.. RAILGUN!!!" sesaat setelah ia menghentakkan koin tersebut, tercipta sebuah tembakan elektromagnetik dan Alicia tak sempat menghindarinya.

ZZZTTT DOR!!!

Tembakan tersebut mengenai bagian perut kiri Alicia dan membuatnya terhempas menabrak tembok dibelakang nya.

"tak kusangka kau bisa menggunakan trik itu meskipun berada didalam tubuh Miruko... ehh?" Mirai menyadari bahwa Aisa kehilangan kesadaran akibat jurus yang ia keluarkan barusan.

"tubuh ini... tak memiliki resistensi listrik..." gumam Aisa sebelum kesadaran nya lenyap, tergantikan dengan kesadaran asli Miruko.

"Ehh, apa yang terjadi?" tanya Miruko sedikit pusing, Alicia yang terluka fatal melarikan diri dengan memanfaatkan asap tembok yang muncul karena hentakan setelah ia menerima serangan Aisa.

Sebelum Miruko sadar sepenuhnya, Battle Suit yang ia kenakan telah bertransformasi menjadi jam tangan. Begitu pun dengan Battle Suit Mirai (Mikoto Mira) yang berubah menjadi sebuah kalung.

"Syukur lah kau sadar Miruko-chan, barusan ada 'tante' melapor ke polisi dan membuat penyerang tersebut melarikan diri! Ayo kita pu-" tiba tiba Miruko menggenggam bahu Mira erat-erat

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu!!! Kau baik-baik saja kah? Apakah ada yang luka-luka?!" tanya nya khawatir yang malah membuat Mira kesakitan

"akh bodoh jangan kasar!!! Sakit tahu!!!"

Sementara itu, Lele mencoba melacak keberadaan Alicia yang melarikan diri memilih mundur. Pasalnya ia dipanggil oleh Pusat.

"Timing nya tidak tepat sekali, tapi mau bagaimana lagi...." Kata Lele yang kesal karena kecerobohan yang ia lakukan disaat melawan Alicia.

"Awas saja... akan kubalas perbuatan mu!"

15 menit kemudian...

Firuko dengan Battle Suit nya sampai di tempat pertarungan yang sudah selesai.

"Aku telat..."

"Sebenarnya tidak sama sekali~" Pandangan Firuko teralihkan kepada seorang gadis ber dengan pakaian gothic yang berwarna biru dengan warna sekunder hijau limau. Ia memakai cover lengan bergaris-garis dengan beberapa belati yang tertempel disana, serta sebuah topeng kitsune yang dikenakan guna melindungi identitas dirinya.

"Dari pakaian aneh yang kau kenakan dan tak seirama itu, bisa kutebak bahwa kau adalah Grimoire." Ucap Firuko seraya menyiapkan kuda-kuda, orang itu hanya tersenyum dibalik topeng yang ia kenakan.

"Benar sekali, panggil saja aku Tenkyu Mirai. Kebanyakan pengikutku menyematkan julukan 'Pemahat Agung' kepada ku..." ucapnya memperkenalkan diri, Firuko yang mendengarnya tersenyum tipis.

"Jadi umm... Tenkyu-san, aku persilahkan kau untuk menyerangku." Remeh Firuko terhadapnya...

"Sudah kulakukan dari tadi." disaatTenkyu menjentikkan jari nya, tiba-tiba muncul dua tembok dari bawah tanah diantara Firuko, tak lama kemudian tembok tersebut saling merapat dengan cepat dan menghantam nya.

BUM!

"Manusia biasa yang mencoba melawan 'Dewa Masa Depan' yang memiliki peluang lebih seperti ku ini, benar benar puncak komedi..." kata Tenkyu menatap sebuah tembok yang ia yakini telah membuat tubuh Firuko remuk.

"Benar sekali, benar benar komedi sampai aku sendiri mau tertawa atau tidak..." Tenkyu terkejut saat melihat Firuko yang entah bagaimana terlihat duduk santai diatas tembok yang Tenkyu ciptakan.

"Bagaimana bisa kau?!"

"Permainan optik dan kecepatan, seperti sulap. Itulah yang kupelajari..."

Disaat itulah pertarungan kedua Manusia melawan Grimoire dan debut Hikaru Aru A.K.A Firuko Fleirman akan segera dimulai.

To Be Continued...
Adler: Author, minta list rank Operator Battle Suit sama Grimoires Rank System dong~
Author: ...
Adler: Jangan bilang kau tak ingat Sistem Kasta dan Grimoires Rank Systen yang kau ciptakan sendiri lalu ditulis di suatu grup FB, tapi thread dan dihapus admin!
Author: ehe~
Adler: AAAAAAAAAAAAAAAAAAA~

SapphireTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang