jangan mencoba memenuhi harapan orang lain.aku ingin kau hidup dengan nilai nilai yang kau dapatkan dengan usahamu sendiri.tidak apa jika kau memulainya pelan pelan,jangan terlalu memaksakan dirimu!
Seeong Hwa masih menatap Seokjin dengan mata terbuka 100% sementara semua gadis di kelas terlihat panas saat Seokjin yang merupakan idola mereka tatapan langsung dengan Seong Hwa anak baru.
Lalu tiba tiba Sungjae teman Seokjin menarik pelan rambut Seong Hwa agar menjauhi Seokjin.
"Hey..sudahlah nanti kau bisa suka dengan Seokjin bukankah dia tidak tampan?"ucap Seungjae menarik Seong Hwa berdiri di hadapannya dan mendorong Seong Hwa kembali menuju kursinya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Pergi duduklah dan jangan hiraukan kami!"ucap Seung Jae ramah pada Seong Hwa
"Wooo apa ini Seung jae?kau bersikap ramah pada seorang gadis?jangan jangan kau menyukai gadis kacamata itu!"ucap Mark temannya yang membuat Seung Jae menatap tajam padanya
"Jaga ucapanmu!"balas Seungjae tetap dengan tatapan tajam.
"Ada apa ini?apa ada keributan?"tanya seorang guru melihat para murid tidak duduk di bangku masing masing
"Biasa pak,seseorang yang merasa si paling tampan membuat keributan lagi!"ucap salah sattu pria yang duduk sambil menulis sedari tadi yg duduknya paling depan.
Seong Hwa yg melihat pria itu sedikit tersenyum seakan setuju dengan perkataan pria itu.Sementara Seokjin yg duduk disamping Seong Hwa tampak tersinggung dengan perkataan Pria itu
"Hhhhh si sok pintar berulah lagi"ucap Seokjin dengan senyum di sebelah bibirnya "Hey Seokjin jaga ucapanmu,sudah sudah ayo kembali belajar!"lanjut guru tadi
Seong Hwa semakin bingung dengan keadaan kelas baru nya itu,sepertinya banyak kebencian di kelas ini.
"Hey....urusan kita belum selesai!"bisik Seokjin pada Seong Hwa yg membuat Seong Hwa kembali membelalakkan matanya dan menelan air ludahnya sendiri.
Kringgkringgggg
Akhirnya bel bunyi pulang sekolah sudah berbunyi,semua murid langsung menyiapkan barang barang mereka untuk pulang.saat Seong Hwa ingin beranjak dari kursinya,Seokjin menarik tangan Seong Hwa sehingga Seong Hwa terduduku kembali.
"Hey apa yang kau lakukan?"tanyak Seong Hwa terkejut sedikit takut pada Seokjin.
Lalu Seokjin menatap tajam Seong Hwa "Aku msih pnasaran bagaimana mungkin..kau mngatakan aku tidak tampan..!"ucap Seokjin dengan tatapan penasaran ke Seong Hwa sementara Chaeryoung dan Rani yang masih menunggu Seong Hwa dari tadi hanya bisa terdiam dan saling memberi kode.
"Minggir!"ucap Seong Hwa cuek lalu langsung meninggalkan Seokjin dan teman temannya yaitu Lee Know,Yoshi,Sungjae dan Mark di dalam kelas.lalu Seong Hwa berjalan cepat keluar dari kelasnya bersamaan dengan 2 sahabatnya
"Huhhh kau tau Seong Hwa aku sangat Khawatir padamu tadi!"ucap Chaeryoung dengan wajah yg memang benar benar seakan khawatir pada Seong Hwa "Ya .begitu juga diriku,aku takut kau dilukai Seokjin!"sambung Rani menunjuk dirinya sendiri "Wuah terimakasih kalian mencemaskanku,aku belum pernah tau rasany di cemaskan bagaiman,gumawo,tapi kalian mencemaskanku tpi tidak membantuku!" "Hey Seong Hwa kami membantumu!" "Heol ....apa yang kalian lakukan tadi?hanya terdiam saja!" "Bantu doa!"ucap Chaeryoung dan Rani bersamaan. "Kalian...kalian satu hari ini sangat kompak,aku takut kalau kalian nantinya slaing mencintai!"ucap Seong Hwa "Apa?"Teriak Chaeryoung dan Rani bersamaan lagi