DILARANG PLAGIAT, INI KARYA ORANG
❛❛When you come into my life, I'll make sure you can't leave baby.❜❜
Ini kisah cinta pertama seorang Ketua DRACOSTAR yang membuat ia menjadi berobsesi untuk memiliki gadis pindahan yang ternyata merupakan adik dari...
"Tapi tumben amat tuh anak pergi nggak ngabarin kita-kita?" Tanya Cakra.
Savior yang tengah berdiri di depan kulkas terdiam. Bagaimana caranya ia akan menjawab pertanyaan itu? Ya walaupun itu memang belum di pertanyakan.
"Telepon aja woy!" Sahut Arjuna melirik Cakra, pasalnya ia tengah bermain game dengan Raven.
Cakra mengangguk kemudian ia segera mencari kontak Bumi dan meneleponnya. Panggilan tak terjawab, Cakra tetap berusaha untuk memanggilnya lagi. Hingga panggilan ke sekian "Panggilan di tolak."
"KOK DI TOLAK?!"
Raven merebut ponsel Cakra dan menghubungi kembali, hingga sambungan terhubung. "WOY BUMI!" ujar Arjuna mendekat.
"H-Hallo!" jawab Bumi dan terdengar suara kegaduhan.
"ADA APA COK!" teriak Felix ikut menimbrung
TUT
TUT
TUT
Sambungan telepon mati, mereka panik. Sebenarnya apa yang terjadi?
Raven mengedarkan pandangannya ke sekitar dan tak menemukan keberadaan Savior. "Bang Savior kemana?"
Felix menoleh, "LAH ANJRIT ILANG?"
••✫••
Sandra bersama dua pengikut setianya tengah berada di Kafe Terra depan SMA Nawasena. Duduk di dekat jendela dengan banyaknya makanan dan minuman di meja.
"Kalo di lihat-lihat Zoya dkk sama cewek baru makin deket ya sama Revan dkk." ujar Helen membuka topik.
Sandra menghentikan suapan ke mulutnya.
"Bener banget sih, gue kira gue doang yang sadar." sahut Yona seraya mengoleskan lip tint di bibirnya yang sejujurnya sudah merah.
Sandra semakin tidak nafsu melanjutkan makannya. Siapa yang berani mendekat dengan Revan dkk berarti harus siap berurusan dengan Queenie, katanya.