FIONA ZAHRA ALEKSANDER/Fiona adalah seorang gadis yang kejam, dingin, datar, cuek, mempunyai tatapan tajam bagai silet serta memiliki pemikiran licik dan cerdas
Dia juga seorang QUEEN LEADER mafia yang terkejam di dunia yang memiliki urutan ke ke 1...
"Maaf-" Ucap dokter terpotong oleh jeffran dan rey
"Knp dengan adik, teman saya dok" Ucap mereka bersamaan dan salin manatap satu sama lain
"Nona fiana baik-baik saja, hanya kepala nya harus di jahit dan saya sudah menjahit"ucap dokter
" Huhh syukur lah kalo begitu apa kah kami bisa melihat fiana dok"tanya jeffran
"Boleh kalo begitu saya permisi"pamit dokter dan berlalu dari sana
Mereka semua pun masuk ke ruang fiana dan melihat fiana yang sedang duduk sambil menatap kosong di depan mereka yang melihat itu pun meresah sedih
" Hai, sayang knp hmm?ada yang sakit"ucap mommy namun tidak ada respon dari fiana
Mereka yang melihat fiana tidak merespon bingung. Jeffran yang melihat itu pun duduk di samping fiana sambil mengengam tangan fiana sambil mengucap
"Hai ada yang sakit?" Tanya jeffran lembut Di balas dengan gelengan kepala oleh fiana
"Mau makan? Atau minum?" Tanya jeffran Dan di balas dengan gelengan kepala lagi oleh fiana
"Huhhh, terus maunya apa cantik" Tanya jeffran lembut sambil mengelus kepala fiana lembut
Mendengar ucaapn jeffran pun fiana melihat ke arah Jeffran sambil tersenyum ke arahnya
"Pulang" Singkat dan jelas
"Kamu masih sakit sayang" Ucap mommy yang berada di dekat fiana bagian kiri sambil mengelus kepala putrinya
Fiana mengelengkan kepalanya sambil menatap mommy nya dan berkata
"I hate hospital mom" Ucap fiana dingin
Mendengar ucapan fiana mommy mengiyakan keinginan putrinya,keluar dari ruang untuk membayar administrasi. Setelah selesai membayar administrasi mereka berjalan keluar menuju ke parkiran saat fiana ingin menurungi kasur rumah sakit di hentika oleh tiba² Jeffran yang tiba-tina jongkok di hadapannya
"Ngk usah" Ucap fiana dingin dan saat ingin turun tiba²Jeffran mengendong fiana menghadap ke depan dan keluar dari ruang menuju ke tempat parkir tanpa mempedulikan ocehan fiana
"Lu apa²sih, turunin ngk" Ucap fiana kesal
"Udah diam, pengangg yang erak nanti jatuh" Ucap Jeffran dan langsung di turuti oleh fiana
Saat mereka sampai di parkiran mereka di kkejutkan melihat jeffran mengendong fiana
"Fiana knp Jeff" Tanya Rey dan mereka bersamaan kecuali brayan dkk
"Gpp Rey mom dad" Ucap Jeffran
Mendengar itu pun mereka merasah legah dan memasuki mobil dan pergi ke mansion. saat menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai segera masuk dan berjalan ke kamar masing masing
Btw brayan dkk udah pulang ya saat di perempat jalan tadi mereka pisah
SKIP
Di sore hari sesuai janji fiana untuk bertemu dengan Sekretarisnya pun segerah siap² untuk pergi ke cafe
Saat selesai mandi fiana pun memakai baju yang kemarin yang dia beli di online
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
OUTFIT FIANA
Setelah merasah sudah siap fiana pun segerah turun ke bahwa untuk berpamitan ke mommy dan daddy
Saat menurungi tangga fiana melihat brayan dkk yang sedang bercanda dengan para abangnya fiana pikir mereka tadi sudah pulang lalu kenapa sekarang ada di sini lagi heran fiana
Mereka yang menyadari seseorang yang di tangga pun menoleh dan mereka melihat fiana yang bisa di bilang bad gril namun cantik
"Bang, daddy mommy mana?" Tanya fiana dingin ke Rey
"Keluar" Jawab singkat
"Gua pergi sebentar" Pamit fiana lalu pergi dari mansion ke cafe mengunakan motor kesayangannya
SKIP
Saat sampai fiana mencari seseorang yang menjadi sekretaris nya dan HAP dia menemukan sekretarisnya yang sedang duduk di pojok sambil main HP
"Kak nau" Panggil fiana pelan
Seseorang wanita itu yang mendengar nama panggilan itu kaget dan melihat ke arah fiana. Dan bingung siapa gadis ini? dia pun bertanya
"Siapa?" Tanya Naura
Yap nama sektarianis nya fiana atau fiona adalah NAURAH PUTRI
"Khem, sebelum gua bicara apa boleh gua duduk dulu" Ucap fiana dingin
Mendengar itu Naura langsung mengsilahkan fiana duduk di hadapannya
"Oh ayok duduk" Ucap Naura
Saat fiana ingin berbicara tiba-tiba teriakan seseorang dari arah belakang mengejutkan mereka