10. AKHIR KISAH. (END)

6 2 0
                                    

Kisah membutuhkan akhir, untuk menyempurnakannya
_oOo_

Tahun demi tahun telah berlalu, dan hidupku kini mulai membaik, dan isu hubunganku dengan Arhan dan Anggi, sedikit demi sedikit mulai menghilang. Teman-temanku juga sudah tidak ada yang mengolok-olokku lagi.

Dan kini aku sudah lulus SMA,  itu artinya, aku akan meninggalkan semua kenangan tentang Arhanka Prahadi, entah itu kenangan manis atau pun sedih. Bukan Cuma hanya itu, tempat itu juga menyimpan memori-memori yang begitu berarti.

Tapi ya sudahlah, akan kujadikan semua kenangan itu, pengalaman dan juga pembelajaran untukku.

Dan saat itu, aku sudah menjadi mahasiswi, di salah satu universitas di daerah Bandung. Semenjak aku berkuliah, aku berpisah dengan Rita, karena kita berbeda tujuan, katanya, ia ingin melanjutkan pendidikannya ke universitas di Semarang.

***

Tapi ada yang harus kalian tahu, tentang mantan kekasihku, siapa lagi kalau Arhan, Arhanka Prahadi.

Setelah sekian lama ia menghilang lama, kini ia mulai kembali, kembali menghubungiku, seperti biasa, seperti yang sudah lalu, ia menanyakan kabarku.

Diriku tahu ia adalah tipe laki-laki yang perhatian, tapi bagiku , perhatian saja tidak cukup. Lupakan tentang itu.

Pada saat Arhan menghubungiku hal pertama yang ia tanyakan selain kabarku adalah, kabar Anggi. Anggi lagi, Anggi lagi, mengapa selalu Anggi yang ia pertanyakan?. Apa sedalam itu perasaannya pada Anggi?, aku tahu Anggi memang gadis yang baik, aku sudah membuktikan itu.

Dia bertanya, di mana Anggi tinggal sekarang, kuberitahu ia bahwa Anggi sudah pindah ke Surabaya, bersama keluarganya.

Dan ya, memang sebelum Arhan kembali menghubungiku, Anggi telah lebih dulu menghubungiku, melakukan hal sama seperti Arhan, ia menanyakan bagaimana kabarku pada saat itu, bedanya hanya Anggi tak pernah menanyakan Arhan, seperti Arhan menanyakan Anggi terus menerus.

Dan kalian harus tahu bahwa, hari saat Arhan kembali menghubungiku, itu adalah hari terakhir perjalanan kisahku dengan seorang Arhanka Prahadi, seorang lelaki yang manis dan juga perhatian.

Namun ia bukanlah lelaki yang setia, itu menurutku, tak tahu jika menurut orang lain. Yang kutahu tepat saat itu, kisahku dengannya telah usai.

***

Sepertinya sudah cukup kuceritakan masa laluku bersama lelaki bernama ARHANKA PRAHADI, memang benar aku dan Arhan tak akan pernah bersatu, dan alasannya pasti kalian sudah tahu.

Dan satu yang paling terpenting dari kisahku ini, aku belajar dari pengalaman, akan waspada hati-hati dan tak gegabah menghadapi lelaki, apalagi tentang memberi hati  pada seorang laki-laki.

Kusimpan masa itu dalam kenangan, kembali ke masa sekarang, aku cukup sudah bahagia dengan apa yang kupunya. Tanpa bayang-bayangnya.

***

Cinta ini bagaikan ilusi.

Seperti nyata tapi khayalan belaka.

_ILUSI_

END

END

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 16, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ILUSI (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang