Naruto mengendarai mobil sport orennya ke kampus. Dalam perjalanan, hpnya terus berdering, panggilan dari sahabatnya yang menunggu di kampus.
"Kiba sangat berisik, lain kali aku akan meminta shino untuk lebih mengaturnya"
Perjalanan memakan waktu 20 menit, dan akhirnya sampai di kampus.
Saat ia turun dari mobil, banyak orang yang akan memasuki kampus menjadi membeku, lalu mulai mengerubunginya, salah satunya adalah mantan pacarnya.
"Na..Naruto!"
Naruto memutar matanya, tapi ia tetap menjawab sambil tersenyum.
"Hinata? Ada apa?"
Pipi gadis itu memerah sebelum memberinya sebotol jus alpukat.
"Untukmu, minumlah ini.."
Naruto melihat jus alpukat itu, sambil mengeryit, ia sangat membenci jus alpukat.
"Maaf tapi aku.."
"Dia lebih suka jus jeruk"
Sebuah suara tiba-tiba mengistrupsi, Naruto mengalihkan pandangannya. Seorang pria muda keluar dari pintu gedung sambil membawa sebotol jus jeruk.
Pria itu berjalan mendekat lalu menyerahkan jus itu pada Naruto.
"Aku sudah menunggu lama" lanjutnya.
Perkataan biasa itu terasa begitu menyayat entah bagaimana.Saat mata mereka bertemu, Naruto merasakan dejavu yang sangat kuat.
'siapa pria ini?? Kenapa rasanya aku pernah melihatnya sebelumnya??'
Tap tap tap
Langkah kaki cepat terdengar, sebuah rombongan keluar dari gedung dengan tergesa-gesa. Kiba, Shino, dan dosen pembimbing.
"HEH KUNING SIALAN!"
Seorang pria tua yang rambutnya memang sudah putih dari sananya, datang dan menggetok kepala Naruto.
Tak
"Ah! Bujang tua apa yang kau lakukan?!" Naruto mengusap kepalanya yang dipukul oleh gurunya itu.
Dosen pembimbing paling keras menurut mahasiswa, Jiraiya.
"Lihatlah! Kau terlambat di hari praktekmu? Sampai Kiba terus menelfonku berkali-kali dan aku terpaksa datang!" Jiraiya yang super sibuk sebenarnya tak punya waktu untuk mengurusi pekerjaan Naruto, ya, jika bukan karena dia adalah murid kesayangannya.
Naruto mengangkat bahunya 'terserah' dan mengambil jus jeruk dari tangan pria kulit putih tadi, lalu menggenggam tangannya seraya menariknya masuk ke gedung.
"Kau modelku bukan? Ayo ikut aku, tinggalkan bujang tua sialan itu," Kata Naruto sembari berlari menarik modelnya. Mengabaikan Kiba, Shino, dan Jiraiya yang berteriak mengumpat.
"Eh?... ya, bagaimana kau tahu?"
"Karena kau cantik? Ehehe, aku Naruto, siapa namamu?" Naruto berbicara sambil terus berlari maju, tak menyadari bahwa wajah pria yang ditariknya telah merah padam.
"Sa..Sasuke, aku Sasuke"
Lily'/ menggaruk kepala'/: gw suka banget sad ending padahal, tapi. .
KAMU SEDANG MEMBACA
Meet You Again (NARUSASU FF)
Fanfictionff narusasu tapi versi adult nya Jadi gini... Ini tuh kek rofan gitu~ Naruto dan Sasuke yang gak bisa bersatu di kehidupan sebelumnya. Kini bertemu lagi di kehidupan yang berbeda. Apakah mereka akan bersatu kali ini? Atau justru akan kembali ter...
