Saat istirahat, Lessyna mengajak jeina ke belakang sekolah. Saat itu ada Daensoo yang termenung.
"Hei Daensoo! " Daensoo sadar dan terkejut
"Kau? Ada apa? "
"Tidak ada, dari tadi kau melamun.Ada apa?"
"Tidak ada. Hanya memikirkan sesuatu"
"Apakah orang yang kau pikirkan adalah orang yang kau sukai?.. "
"Enggak?! " Jawab Daensoo sambil Nge-blush dan salting
"Lalu kenapa pipimu memerah? "
"Tidak..! "
•
•
•
•Sepulang sekolah, Eljootha bertanya kepada Lessyna apakah ia hari ini bisa kerja kelompok atau tidak. Dan Lessyna menjawab dia bisa lalu mereka pun mengerjakan kerja kelompok di Rumah Eljootha.
•
•
•
•
Saat pulang dari rumah Eljootha yang barusan mengerjakan kerja kelompok yang di berikan guru, Tiba-tiba tetesan air berjatuhan dari langit, awan mulai menggelap, dan tetesan air tersebut semakin banyak dan mulai deras.Hujan, Namun Lessyna tidak membawa payung. Lessyna berlari cepat agar tidak kehujanan. Tiba-tiba seorang pria muncul dan memayungi Lessyna. Pria itu terlihat samar samar karena gelap nya malam.
Esok nya saat disekolah, dia masih pria yang memayungi nya semalam.
"Lessyna? Apa yang kau pikirkan? " Tanya temannya yang cemas
"Owh, tidak ada. Tenang aja, aku enggak kenapa napa kok. "
Dikelas, bu guru datang sambil membawa seorang pria. Pria tersebut hanya mengikuti bu guru sambil menunduk. Satu kelas bertanya tanya siapa pria itu dan apakah dia murid baru.
Saat itu Lessyna tidak memperdulikan apapun karna dia masih memikirkan pria itu. Tapi pria itu justru memperhatikan Lessyna sejak ia memasuki kelas tersebut.
"Semua perhatikan kedepan, hari ini kita kedatangan murid baru"
"Halo, semuanya.. Saya Arleo Deulyi. Anak pindahan SMA Typve semoga kita bisa berteman. "
Semua anak-anak di kelas berteriak mengagumi ketampanan Arleo kecuali Lessyna, dan Eljootha yang merasa pria itu akan menjadi saingan nya.
"Kalau begitu Arleo, kamu duduk di mana ya..? Hm... Disana saja deh di sebelah Lessyna. Kamu mau kan? "
"Ya buk.. "
Setelah ith Arleo pun duduk di sebelah Lessyna tapi Lessyna malah bingung karna dia dari tadi melamun dan tidak memperhatikan.
"Siapa kau?.. "
"Aku baru disini. Namaku Arleo Deulyi, kau bisa memanggilku Arleo"
"Baiklah.. Aku Lessyna.. "
Saat istirahat, Lessyna dan Eljootha bertemu di atap.
"Ada apa, Eljootha? "
"Bagaimana perasaan mu terhadap murid baru itu? "
"Siapa? "
"Arleo Deulyi"
"Owh dia.. Tidak ada, kenapa memangnya? "
"Sepertinya dia tertarik padamu, tapi kelihatannya dia cukup berbahaya"
Sepulang sekolah, Arleo menghampiri Lessyna
"Apa maumu? "
"Seharusnya kau berterima kasih padaku"
"Kenapa harus?"
"Karena aku sudah menolongmu".
" Dari apa? "
"Hujan.aku memayungi mu, ingat? "
"Jadi kau yang memayungi mu semalam? "
"Gitu deh"
___----___
To be Continued
16 September 2022

KAMU SEDANG MEMBACA
Sang Mentari Untuk Rembulan
Teen Fictionseorang gadis cupu yang bernama "Lessyna".dan meninggal, jatuh cinta di mimpi komanya. " Eljootha"adalah seorang pria yang mencintai dan dicintai oleh Lessyna. Namun Dua orang yang lain juga mencintai Lessyna. Siapakah dia?