[🔞] Kamu membeli sebuah game offline yang dapat memenuhi segala keinginan dan fantasy para penggunanya. Terdapat tujuh karakter tampan yang siap untuk dimainkan dengan konsekuensi yang tinggi pula. Kamu terjebak dan salah satu cara agar kamu dapat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jungwon (Musuh)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Genre Permainan: Romance - Action.
WARNING!! BACAAN INI MENGANDUNG ADEGAN SEKSUAL. JANGAN PERNAH MENIRU SEMUA ADEGAN DI DALAM FANFICTION INI KARENA KARAKTER, LATAR WAKTU DAN TEMPAT HANYA FIKSI BELAKA!! SAYA HANYA MEMINJAM VISUAL DAN NAMA SAJA TANPA MENGURANGI RASA HORMAT SAYA TERHADAP IDOL TERSEBUT! BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!!
"""""""""""""""""""""""""""""""""
YOU POV
Jungwon perintahkan anak buahnya membuang jazad Sunghoon ke laut untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang ia lakukan demi melanjutkan permainan haram, EN-PLAY. Sementara aku hanya bisa pasrah saat lelaki itu kembali membawaku masuk ke dalam mobil, sempat Jungwon berikan titah pada para anak buahnya dibawah guyuran hujan sebelum lelaki itu ikut masuk ke dalam mobil dan duduk tepat di sampingku.
Jungwon bunuh jarak diantara kami, tubuhnya yang basah seolah menambah sensasi aneh yang lelaki itu ciptakan pada tubuhku. Sensasi seperti rasa takut yang begitu besar bercampur dengan perasaan antusias dan penasaran mengenai alur cerita untuk level selanjutnya. Sejauh mana Jungwon akan menghancurkan harga diriku, bukankah ENPLAY dibuat untuk melakukan hal keji itu pada pemainnya?
"Aku punya nama yang cocok untuk channel baru kita, yaitu Ruby Dimples." ungkap Jungwon yang tidak begitu aku mengerti maksud ucapannya. Aku hanya memandang kesal ke arah lelaki yang kini mengelus wajahku menggunakan jemari tangannya.
"Ruby untuk dirimu yang begitu berharga namun berani seperti warna dari permata itu, merah. Sementara, Dimples untukku yang memiliki hal berharga ini." ungkap Jungwon sambil membawa jemari tanganku menyentuh lesung pipi di wajahnya. Sengaja ia berikan senyuman manis padaku untuk menunjukkan lesung pipi tersebut. Namun, aku hanya menampilkan ekspresi datar seolah tak terkesan dengan penuturannya tersebut karena bagiku, Ruby Dimples adalah nama yang aneh!