Love 3

250 38 8
                                    

Keesokan harinya, Seulgi berlarian ke rumah Wendy dia memencet bel rumahnya berkali-kali, lalu beberapa detik kemudian mang Jajang datang.
"Mang buka buruan, ini penting, kalo enggak Wendy ngamuk ini mah!"- ucap Seulgi tergesa-gesa.

"Iya iya sabar"- jawab mang Jajang sembari membukakan gerbangnya, Seulgi pun langsung berlarian masuk ke dalam rumah setelah gerbang nya di buka.

"Pagi Tante, Seulgi buru-buru!!"- sapa Seulgi dia langsung naik ke atas menuju kamar Wendy, mommy hanya menatap sekilas lalu setelah itu dia menggeleng, pasti ada sesuatu.

Seulgi masuk ke dalam kamar begitu saja, dia melihat Wendy yang masih tertidur yang bertelanjang dada, dengan celana kolor biru kesayangannya.
"Wen Lo harus bangun sekarang, Lo harus liat sosmed sekolah, sekarang lagi tranding!"- ucap Seulgi membangun kan Wendy.

"Apaan sih masih pagi juga,, berisik bangsat!"- kesal Wendy.

"Irene ini Irene Wen!"- ujar Seulgi, dia mengeluarkan ponsel nya lalu memberikan berita hari ini di sekolahan nya.

Wendy mengambil ponselnya dia menyipitkan matanya karena masih mengantuk, dia mulai membaca informasi nya satu satu, bahwa Irene dan Minhyun resmi berpacaran.

"APA-APAAN INI!"- bentak Wendy tak terima dia membanting ponselnya ke lantai hingga hancur, Seulgi terlihat kaku saat menatap ponsel satu-satunya hancur di lantai.

"Wen😫 hiks Wendy hp gue satu-satu nya😭"- Seulgi menjatuhkan dirinya meratapi ponsel nya yang sudah hancur.

"Gue gak terima ayo kita berangkat ke sekolah!!"- kesal Wendy dia melangkah ke arah pintu, lalu dia terhenti menatap Seulgi yang menatap nya.
"Ayo gi!!"- kesal Wendy.

"Lo mau pamer tuh badan?"- tanya Seulgi, Wendy menatap kebawah.

"Oh iya lupa, Lo tungguin gue!!"- kesal Wendy dia melangkah ke dalam kamar mandi.

***

Setelah rapi dengan seragamnya Wendy dan Seulgi langsung berangkat ke sekolahan.

Sesampainya di sana Wendy berlari ke arah kelas Irene, dia masuk ke dalam begitu saja tanpa permisi.
"Lo pacaran sama si mibihun?"- tanya Wendy tanpa ada rasa capek setelah berlarian tadi.

"Kenapa sih Lo, dateng-dateng"- ucap Irene.

"Jawab gue Irene, lo pacaran sama dia?!"- kesal Wendy.

"Kalo iya kenapa, Lo juga kan yang nyuruh gue kemaren, sekarang gue buktiin!"- Irene bersungguh-sungguh mengatakan itu.

"Ihhh Lo yah, gue tuh becanda doang, kenapa beneran sih!"- ucap Wendy merajuk dia mendudukkan dirinya di samping Irene memegangi tangan Irene dengan wajah melasnya.
"Gue gak mau tau Lo harus putus sama dia yahh"- titah nya.

"Dih, orang gue nerima kak Minhyun karena gue suka sama dia"-

"Lo hanya keliru Rene! Please putusinnn😫😫, dia juga gak baik buat Lo Rene"- rengek Wendy dia memegangi tangan Irene.

Teman kelas Irene terdiam menatap Wendy yang 190° berubah sikapnya, Wendy yang biasanya badboy, sangar, sekarang terlihat seperti anak kecil yang merengek minta uang kepada ibunya.

Irene melepaskan tangan Wendy
"Apaan sih Wen, mana tau Lo, udah sana ke kelas!"- kesal Irene.

"Tapi,,"-

"Wendy ngapain di sini, kelas kamu di mana?!"- tanya pak Sapto yang baru saja datang.

"Salah masuk kelas pak, maaf pak"- ucap Wendy dia berdiri menatap Irene.
"Putusin pokoknya"- ucap Wendy dia melangkah pergi dari sana.

LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang