Love 10

338 24 9
                                    

Jadi di part ini untuk 18+ yah ngasih tau aja takut lupa, kalo gak suka skip, sebenarnya lama up itu gara-gara ini juga gak bisa.

|||

Irene menarik Wendy dia menyatukan tubuhnya, lalu dia menarik kepala Wendy menyatukan bibirnya dengan bibir Wendy, melumatnya dengan kasar Wendy begitu susah menyeimbangkan ciuman yang Irene berikan, Wendy memegangi pinggang Irene, dia mulai menyeimbangkan ciuman nya.

Wendy melepaskan ciumannya tiba-tiba Irene menatap kecewa.

"Kamu serius?"- tanya Wendy, Irene mengangguk pasti.

|||

Wendy mendorong tubuh Irene hingga terjatuh di atas ranjangnya, Wendy menaiki tubuh Irene mata keduanya saling menatap penuh cinta, Wendy menyambar bibir Irene dia mulai melumatnya begitu lembut agar malam ini tidak akan pernah terlupakan.

Nafsu mulai membara di sana, bahkan Wendy sudah meminta Irene agar membuka mulutnya memainkan lidahnya bersama di dalam rongga mulut Irene.

Eemmmm.... - Irene mendesis pelan saat Wendy menghisap lidahnya.

Setelah puas dengan bibir Irene, kini Wendy mulai membuka satu-persatu kancing seragam milik Irene, Irene memejamkan matanya saat Wendy terus menyentuh tubuhnya, perutnya merasakan seperti ada yang menggelitik.

Setelah terbuka semua Wendy mengangkat sedikit tubuh Irene untuk membuka pengait bra milik Irene, setelah terbuka Wendy membuang bra-nya ke sembarang tempat.

Wajah Wendy menghampiri dua gunung yang begitu indah di hadapannya itu.

Wen jangan di liatin - kata Irene dengan lirih saat Wendy mulai menyentuh pineapple nya

Ahhh... emhhhh... - suara desah parau Irene terdengar begitu nyaring di telinga Wendy.

Wendy yang mendengar nya begitu bergairah, dia mulai mengulum puting Irene, sehingga membuat Irene merasakan sensasi yang begitu nikmat, entah lah seperti apa rasanya, sekujur tubuhnya begitu merinding di buatnya, dia juga baru mengalami hal yang baru ia lakukan.

Dengan lihai Wendy memainkan putingnya dengan lidah nya, tak hanya itu tangan Wendy pun terus meremas payudara sebelah nya, Irene benar-benar di buat mabuk kepayang oleh kekasihnya itu.

Ahhh... Wendy jangan di gigit sayanghhhh... - Irene terus mendesah nikmat entah lah desahan itu keluar begitu saja dari mulut nya, kini tangan Wendy mulai turun dan menyingkap rok Irene, tangannya masuk ke celana dalam Irene.

Ahhh Wendy ngapain? - Tanya nya sembari mendesah.

Ini akan jauh lebih nikmat sayang, akan ada banyak kupu-kupu terbang di perut kamu - ucap Wendy, Irene hanya pasrah dengan sentuhan Wendy yang kini tangan nya sudah mulai menggesek clitoris.

Ahh Wendy... ahhhh ouhhhhhhh... - desah Irene lagi Wendy tak menghentikan gerakannya nya dia mulai menggesek tangan nya di dalam sana, dan sedikit menusuk masuk ke vagina Irene.

Bibir Wendy tak berhenti menyusu, dia terus memainkan lidahnya di sana, sehingga membuat Irene benar-benar mabuk kepayang.

Ahhh Wendy aku mau pipis - ucap Irene saat dia ingin orgasme, Wendy semakin mempercepat gerakan tangan nya.

Keluarkan sayang - bisik nya dengan sexy Wendy mulai sedikit memasukkan jarinya agar lebih dalam.

Ahhh Wendy... ahhhhhh... ahhh... - desah Irene mulai merasakan sesuatu akan keluar, dia terus mendesah.

LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang