Love 9

224 23 4
                                    

*Sudah dua bulan

hubungan antara Irene dan Wendy berjalan dengan baik, kadang-kadang kedua pasangan itu main ke rumah masing-masing.

Sekarang keduanya berada di sekolahan dengan kedua orang tua nya masing-masing.

Tapi Daddy Wendy berhalangan dia tidak bisa mengikuti pembagian raport, lagi pula itu hanya raport kenaikan kelas bukan kelulusan.
"Mommy Son!"- terdengar panggilan dari Karina dia menghampiri mommy Son, tiba-tiba memeluk mommy Son.

Irene terus menatap Wendy dia cemburu karena dia tidak bisa menghampiri mommy dan Wendy, karena kedua orang tua nya, waktu seminggu sebelum nya Wendy dan Irene di marahin oleh kedua orang tua Irene mereka ketahuan jika mereka menjalin hubungan,
Kedua orang tuanya terus terang jika mereka tidak menyukai Wendy dan kedua orang tua nya sampai-sampai mereka menjatuhkan harga diri orang tua Wendy, untung saja Wendy tidak mengambil hati atas ucapan kedua orang tua Irene.

Tapi pada akhirnya Wendy dan Irene memutuskan untuk tidak berkomunikasi, karena kedua orang tua nya menyuruh Irene memutuskan hubungan nya dengan Wendy.

Tapi kedua pasangan itu tidak putus mereka hanya tidak main lagi ke rumah masing-masing, kecuali jika kedua orang tua Irene pulang malam, atau kadang-kadang Irene main ke rumah Wendy.

"Siapa yah"- ucap mommy.

"Iiishh ini Karina anak bungsu mamih Yu"- ucap Karina.

"Ohh Karina anak nya Yu, udah gede aja kamu sekarang, udah cantik banget"- ucap mommy Son.

"Kan mamihnya Yu!"- ucap mamih Karina.

"Hay"- ucap mommy keduanya cipika cipiki

"Kangen banget tau mommy Son"- ucap mamih Yu.

"Sama, dulu yah Karina itu masih Segede gini"- ucap mommy mengukur tinggi bada Karina dulu.

"Iya, masih kecil banget yah"- ucap mamih Yu.

"Ho'oh, Nah mamih Yu ini Wendy"- ucap mommy memperkenalkan putra semata wayangnya.

"Hallo Tante"- ucap Wendy.

"Oh ini Wendy?! Ganteng banget kamu sekarang, dulu yah kamu itu bandel sering jailin anak mamah Bae, siapa namanya lupa deh?"- tanya mamih Yu, mommy menatap mamih Bae yang terlihat membuang pandangannya.

"Irene"- ucap mommy.

"Iya bener, dia juga kayanya cantik banget deh, soalnya dulu dia jadi rebutan semua murid laki-laki"- ucap mamih.

"Iya benar"- ucap mommy Son.

"Nyonya Son"- panggil ibu Seulgi.

"Hallo sayang"- ucap mommy memeluk ibu Seulgi.
"Kangen banget, sekarang jarang ke rumah"- ucap mommy.

"Sibuk jadi ibu rumah tangga nyonya"- ucap ibu Seulgi.

"Udah dapet raport nya?"- tanya mommy.

"Raport Seulgi masih di pegang sekolah"- ucap ibu Seulgi

"Mommy Son Kita ke kelas dulu yah"- pamit mamih.

"Iya iya hati-hati sayang"- ucap mommy Karina dan mamihnya pergi.

"Seulgi masih nunggak katanya, jadi raport nya belum bisa di ambil"- ucap ibu.

"Seulgi kenapa gak bilang sama Tante"- ucap mommy.

"Ayah Seulgi lagi ngumpulin uang nya tan, tapi udah janji kok ke sekolah, bayar cepat"- ucap Seulgi.

"Iya nyonya, nyonya tenang aja"- ucap ibu Seulgi.

LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang