- Chapter 8 -
Belum lama setelah kepergian Hyunjin, seseorang masuk ke rumah dengan terburu-buru.
"Jiho!"
Minho yang datang membawa Jiho bersamanya. Jisung tentu senang dengan kedatangan dua orang itu. Dia sangat merindukan keduanya.
Jiho berlari pada Jisung dan mereka berpelukan. Jisung bahkan menangis saking rindunya pada Jiho.
Awalnya Jisung berpikir kalau Minho dan Jiho kembali padanya. Mereka akan memulai hidup seperti sebelumnya. Tapi ternyata Jisung salah.
Minho tidak berkata apapun dan dia beranjak pergi setelah memulangkan Jiho pada Jisung.
"Kakak mau kemana lagi?"
Ini Jeongin yang bertanya. Jisung sama sekali tidak bisa mengeluarkan suaranya.
"Kakak kesini cuma antar Jiho pulang."
"Oh, terus sekarang kakak mau pergi lagi tinggal bersama selingkuhan kakak itu?"
"Felix bukan selingkuhan kakak!"
"Terserah. Gara-gara dia sekarang kakak lupa tanggung jawab kakak, kakak punya istri dan anak!"
Minho menghela nafasnya. Sepertinya dia merasa lelah dengan semua yang terjadi saat ini.
"Jiho, dia mencelakai Felix. Dia dorong Felix saat Felix di kamar mandi sampai Felix terjatuh dan sekarang pinggangnya patah."
"Oh bagus, kalau begitu kakak gak bisa 'main' dengan selingkuhan kakak itu untuk beberapa waktu ke depan kan? Haha... Kalau aku jadi Jiho juga akan melakukan hal yang sama."
"Jaga omongan kamu, Jeongin!"
"Kenapa? Kakak gak terima?"
"Kamuㅡ"
"Cukup!"
Jisung muak. Setiap dia dan Minho bertemu selalu saja ada pertengkaran. Jisung lelah dengan semua ini. Apa Minho tidak bisa menahan emosi nya dan menyelesaikan masalah ini dengan tenang?
"Jiho gak mungkin melakukan hal itu. Aku yang tahu betul sifat Jiho."
"Lalu kalau bukan Jiho siapa? Kamu mau menuduh Felix berbohong lagi?"
"Kimi."
Ketiga orang dewasa disana menatap Jiho bersamaan. Anak itu berbicara dengan lantang dan menyebutkan nama temannya.
"Kimi gak suka paman Felix, paman Felix jahat."
Emosi Minho tentu semakin naik. Minho adalah orang yang tidak percaya tentang Kimi sampai saat ini. Ditambah dia tidak terima Felix disebut jahat.
Minho berjalan menghampiri Jiho, Jisung menghalanginya, begitu juga Jeongin.
"Berhenti, kak."
"Kamu yang berhenti! Berhenti bicara tentang Kimi, Kimi, dan Kimi!"
"Tapi Kimi itu nyata. Aku percaya! Aku percaya kak Ji dan Jiho."
Minho tertawa. Menertawakan hal yang menurut Minho sangatlah konyol. Kini ada tiga orang di hadapannya yang mengatakan teman khayalan Jiho nyata.
"Oke, terserah kalian. Silakan percaya. Kalian memang gila!"
Setelah mengatakan itu, Minho pergi. Benar-benar pergi dari hadapan mereka bertiga.
Jisung merasa, mungkin kali ini Minho tidak akan kembali lagi.
.
.

KAMU SEDANG MEMBACA
KIMI - Minsung Horror Story
FanfictionSosok itu bukan sekedar teman khayalan yang ada di dalam imajinasi Jiho, sosok itu nyata, sosok bernama Kimi. Stray Kids. Lee Minho. Han Jisung. MinSung. BxB Warning ⚠️ HORROR. THRILLER. DRAMA. MPREG. Cover diambil dari pinterest Highest rank 2 #Str...