Epilog

1.3K 162 25
                                    

- Epilog -

Minho tengah fokus dengan pekerjaannya di kantor. Terkadang dia tersenyum sendiri, Minho juga merasa dirinya gila, entah kenapa hanya dengan membayangkan wajah Jisung membuat dia bisa tersenyum.

Dua bulan berlalu dan Minho semakin hari semakin jatuh cinta pada Jisung. Lucunya kenapa Minho baru menyadari sekarang kalau Jisung begitu indah. Bahkan, Minho mengakui bahwa tubuh Jisung menjadi candu baginya.

Jisung sudah bisa lepas dari kursi roda, hanya saja dia masih belum boleh beraktivitas berat. Saat Minho di kantor, Minho meminta Jeongin untuk menemani Jisung di rumah, Minho tidak membiarkan Jisung sendirian di rumah. Bahkan ketika Jeongin harus kuliah dan tidak bisa menemani Jisung, Minho akan mengajak Jisung ke kantornya. Tentu saja tidak akan ada yang melarangnya, Minho adalah direktur di perusahaan itu.

Di tengah pikirannya yang masih berputar tentang Jisung, Jisung, dan Jisung, ponselnya bergetar dan tertera nama Changbin disana.

"Apa?"

"Anjir, galak banget."

"Cepet."

"Lagi ngapain sih? Gak lagi sama Jisung kan?"

"Lo mau ngomong apa? Cepet."

"Ck, heh gue cuma mau kasih tau, lain kali lo kalau mau masukin anak lo ke sekolah, lo cari tau dulu latar belakang sekolah itu."

Minho terdiam, Changbin tiba-tiba meneleponnya dan berkata begitu, menurutnya sungguh tidak penting.

"Ho? Masih disana kan?"

"Konteksnya apa sih lo bilang kaya gitu, Bin?"

"Konteksnya? Lo butuh konteks? Nih gue kirimin, lo harus baca dengan jeli."

Changbin memutus panggilan telepon itu, dan Minho hanya menghela nafasnya. Dia tidak mengerti dengan tingkah sahabatnya itu.

Tak lama, Changbin memberikan sebuah link pada Minho.

'Baca tuh' Begitulah isi pesan dari Changbin.

Minho yang dengan malasnya, terpaksa membuka link yang dikirim Changbin padanya, yang ternyata terhubung ke sebuah artikel.

'Kebakaran di Taman Kanak-Kanak XXX, Dua Orang Tewas'

Judul artikel itu sukses membuat Minho mengernyitkan dahi dan cukup penasaran.

Dia membaca setiap kalimat yang ada di artikel itu.

'...satu orang wanita dewasa, dan satu orang anak perempuan..."

Minho meneguk ludahnya kasar.

'...tubuh kedua korban hangus terbakar...'

'...menurut informasi korban adalah petugas kebersihan yang bekerja disana, beserta anak perempuannya..."

"Shit!"

Minho mengumpat. Dia mengerti sekarang apa maksud Changbin tentang dia yang harus mencari tahu latar belakang sekolah anaknya.

Minho kembali mengetik nama taman kanak-kanak tempat Jiho bersekolah di situs pencarian. Dan dia menemukan beberapa artikel lain disana.

Kabarnya, sekolah itu sempat ditutup dua tahu lamanya setelah terjadi kebakaran, dan satu tahun lalu baru kembali beroperasi.

Minho terus mencari, dia ingin mengetahui nama kedua korban. Kebanyakan artikel tidak menyebutkan nama mereka, hanya inisial saja. Sampai Minho menemukan sebuah situs yang awalnya memang terlihat kurang terpercaya, tapi di situs itu disebutkan nama lengkap dan foto kedua korban.

"Kim Minsi, 32 tahun. Kim Mina, 5 tahun."

DEG

Kimi. Kim Mina. Nama itu membuat Minho terdiam. Jadi ini sebabnya kenapa sosok wanita itu dan sosok Kimi sekujur tubuhnya berwarna hitam, tubuh mereka hangus terbakar.

Dan hal yang lebih membuat Minho terdiam adalah foto anak kecil itu. Minho pernah bertemu dengan anak itu sebelumnya.

Hari itu, dia baru mengurus berkas pendaftaran Jiho ke sekolahnya. Saat keluar dari gedung sekolah, Minho melihat seorang anak duduk di ayunan seorang diri. Minho pikir anak itu juga salah satu calon murid di sekolah itu.

Minho hanya tersenyum ramah pada anak itu. Anak itu sama sekali tidak membalas senyum Minho, hanya menatap Minho dengan wajahnya yang terlihat begitu pucat. Minho bahkan berpikir, mungkin anak itu sedang sakit. Minho lagi-lagi tidak ambil pusing, dia berlalu pergi darisana dan masuk ke mobilnya.

Tanpa dia ketahui, anak itu adalah Kimi. Minho melihat sosok Kimi dengan wujudnya yang baik.

Bahkan dia bertemu Kimi lebih dulu, sebelum Jiho dan Jisung mengenal Kimi.

.

.

.

END

Haha plot twist nya di bapak udah ketemu duluan sama hantu, padahal dia gak percaya banget sama hantu :D

Terakhir, aku boleh minta pendapat kalian tentang cerita ini? Kalian suka gak dengan cerita yg jenisnya kaya gini? Boleh komen disini ya 😊
Ini cerita pertama aku yg tema nya horror dengan konfik, biasanya aku bikin horror gak ada konflik akias cuma receh2 aja, jadi aku butuh pendapat kalian untuk ke depannya.

By the way,

OMG THANK YOU GUYS ❤️❤️😭
Book ketiga aku yg bisa menempati posisi ini 😭😭🫶🏻

OMG THANK YOU GUYS ❤️❤️😭Book ketiga aku yg bisa menempati posisi ini 😭😭🫶🏻

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KIMI - Minsung Horror StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang