Jangan lupa tekan ⭐ ya!
Masih antusias ga nih? Kalo enggak gue tutup cerita ini 🎉
°~°~°
"Hm? Hanya ingin membuatmu tertarik kepadaku dan masuk kedalam perangkapku." Jungkook menjilat darah Taehyung yang ada di lehernya.
Jungkook mendorong kasar tubuh Taehyung hingga hampir saja terjatuh. Dia menatap tajam ke arah Jungkook yang sedang menjilat darahnya yang ada di pisau Jungkook.
"Perangkap? Apa kau merasa sepintar itu dariku hm?" Tanya Taehyung sembari terkekeh pelan.
Jungkook mengangguk dengan yakin, dia melempar pisau tersebut ke arah Taehyung dan dengan mudah ditangkap oleh Taehyung hingga membuat telapak tangannya terluka.
Jungkook berdecak kesal karena tidak bisa mengenai tubuh Taehyung. Dia pun berjalan meninggalkan Taehyung sendirian membuat pria itu kebingungan.
"Hanya ini?!" Teriak Taehyung membuat Jungkook melambaikan telapak tangannya.
Taehyung pun mengikuti Jungkook dan anak buah Jungkook tak melarangnya bahkan Jungkook sempat menoleh dan membiarkannya. Jungkook menuju tempat parkir dan masuk kedalam mobil Taehyung.
"Ayo masuk. Jangan berbangga hati Kim. Aku yang membawamu kesini melalui mobil ini." Ujar Jungkook sembari membuka pintu mobilnya.
Taehyung merotasi bola matanya malas melihat wajah bangga Jungkook. Dia pun masuk kedalam mobil dan Jungkook yang mengemudikannya.
Di jalan Taehyung melirik Jungkook yang terlihat maskulin dan lebih gagah dari biasanya ketika bersamanya. Ia menghela napasnya panjang sembari mengalihkan pandangannya ke luar, dia merasa begitu bodoh karena ditipu oleh banyak topeng dari Jungkook.
"Apa masih banyak kebohonganmu?" Tanya Taehyung tanpa menatap Jungkook.
Jungkook tertawa pelan mendengar pertanyaan Taehyung, dia menghentikan mobilnya lalu membuka jendela mobil dengan perlahan sembari dia mematik sebatang rokoknya.
"Aku tak membohongi Anda Tuan Kim. Karena aku hanya menyembunyikan hal yang tidak seharusnya kau tahu." Jawab Jungkook sembari melempar sekotak rokok di paha Taehyung.
Taehyung mengambilnya lalu hendak meminta korek api namun Jungkook lebih dulu menyalakan korek api untuknya. Perlahan ujung rokok Taehyung terbakar, dia sempat melirik ke arah Jungkook yang sedang menatapnya.
"Semuanya tak semudah yang Anda kira. Aku banyak menanggung beban di pundak ku, oleh karena itu aku harus menjaga diriku sendiri dengan baik. Termasuk melindungi identitasku dari pria penguasa seperti Anda." Ujar Jungkook sembari menghembuskan napasnya.
Jungkook mengusap wajahnya frustrasi, dia menggigit jarinya dengan gugup sembari menghentakkan kakinya berkali-kali tanpa sadar. Taehyung menelisiknya dan terlihat jika Jungkook sedang gugup.
"Kau——"
"KATAKAN PADAKU!!" Jungkook berteriak murka sembari menunjuk wajah Taehyung dengan telunjuknya.
Taehyung terlihat terkejut melihat Jungkook yang terlihat menahan amarah dengan tatapan yang gelisah dan kebingungan.
"KATAKAN!! Apa kau ada kaitannya dengan kematian daddy?" Suara Jungkook terdengar bergetar.
Tatapan Taehyung seketika berubah menjadi lembut, dia melihat tatapan penuh luka di kedua mata Jungkook yang berkaca-kaca.
BUGH! BUGH! BUGH!
"Haish! Sial! Sial! Sial!" Jungkook memukuli setir mobil dengan brutal melampiaskan emosinya.
Jungkook meremas surainya dengan kuat lalu dia terisak dengan pelan. Ia menoleh ke arah Taehyung dengan tatapan lelahnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
GAMERS S1 (Taekook/Vkook) END by : FujoHere8
Fanfiction⚠️ HOMOPHOBIC OUT! 21+ MPREG!⚠️ HAPPY END-NO CHEATING-ANTIMAINSTREAM Jeon Jungkook, pria yang mempunyai nasib sial. Kehidupannya hancur lebur karena ulah seseorang yang sangat ia cintai. Hingga datanglah dia kepada Kim Taehyung, meminta bantuan namu...