CH³

6.5K 838 170
                                    

Jangan lupa tekan ⭐ ya!

Double up guys~ 🎉🎉

°~°~°

Jungkook duduk di sofa ruangan Taehyung, dia hanya menunduk takut sembari memilin kukunya sendiri yang berwarna kemerahan karena membeku.

"Siapa namamu?" Tanya Taehyung yang duduk di sofa tunggal.

Jungkook segera mengangkat kepalanya, dia menatap Taehyung dengan tatapan putus adanya. Dia merasa keputusannya kali ini adalah 50:50, entah akan menyelamatkannya atau membunuhnya.

"Jeon Jungkook, Tuan." Jawab Jungkook dengan pelan.

Taehyung merunduk dan mendkatkan wajahnya ke arah wajah Jungkook yang mana membuat bocah itu membeku. Taehyung mengulurkan jarinya dan mengelus rahang tegas Jungkook.

"Putra tunggal Jeon Sehun." Gumam Taehyung sembari tersenyum miring.

Jungkook memejamkan matanya saat jari Taehyung mengapit dagunya. Taehyung terkekeh geli saat melihat tubuh Jungkook bergetar.

Dia menjauhkan tubuhnya dan bersandar di sofa, ia menaikkan sebelah kakinya kemudian menghembuskan napasnya perlahan.

"Aku turut berduka atas meninggalnya ayahmu Nak." Ujar Taehyung dengan pelan.

Jungkook menggigit bibir bawahnya yang bergetar dengan kuat, dia mengangguk pelan. Kedua matanya terasa memanas begitu saja, Taehyung adalah orang pertama yang mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya sang daddy.

Tes tes tes

Jungkook segera menghapus air matanya yang menetes tanpa permisi. Dia membungkuk beberapa kali ke arah Taehyung dengan air mata yang  semakin berlinang.

"T-terimakasih Tuan. Terimakasih." Ujar Jungkook dengan suara bergetar.

Taehyung menatap Jungkook dalam diam, dia melihat air mata Jungkook keluar begitu banyak. Dan hal itu cukup mengganggunya.

BRAAAK!!

Pyar!!!

Tiba-tiba saja Taehyung menendang vas bunga yang ada di atas meja hingga pecah. Jungkook terlihat terkejut melihat hal tersebut, dia menatap ke arah Taehyung dengan tatapan takut sekaligus terkejut.

"Aku tidak suka melihat orang menangis. Memuakkan." Geram Taehyung sembari menatap bengis ke arah Jungkook.

Jungkook mengangguk dengan cepat, dia menghapus air matanya dengan tergesa namun air matanya semakin menetes tanpa henti.

"Hiks——aigoo maafkan Saya." Ujar Jungkook sembari berusaha membuat air matanya berhenti.

Taehyung mengalihkan wajahnya, dia berdiri lalu mengeluarkan sebuah saputangan dari saku celananya. Dia melempar dengan kasar ke kepala Jungkook hingga terjatuh.

"Keluar. Aku tak suka bekerja dengan orang lemah." Ujar Taehyung sembari menendang kuat meja di depannya.

Jungkook reflek mengangkat kedua kakinya dan melindungi kepalanya karena takut. Taehyung mendengus melihat respon Jungkook yang menurutnya sangat memuakkan.

"M-maaf. Aku bukan orang lemah Tuan Kim." Ujar Jungkook sembari mendongak menatap ke arah Taehyung dengan tatapan meyakinkan.

Taehyung menarik tangan Jungkook dengan kasar, menyeretnya kemudian dia membuka pintu dan mendorong kasar tubuh Jungkook.

Brug!

Jungkook tersungkur di lantai, Taehyung hendak menutup pintu ruangannya namun dengan cepat Jungkook merangkak dan memeluk erat kaki Taehyung.

GAMERS S1 (Taekook/Vkook) END by : FujoHere8Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang