Ridwan — kakek Junghwan sedari tadi tersenyum melihat cucu nya yang duduk berdua di depan nya dengan sang istri
"Kalian lucu deh" ujar Hani — sang nenek.
"Apaan sih nek" rengek Junghwan, Alia sendiri sempat kaget melihat Junghwan merengek bak anak kecil di depan kakek nenek nya, sedangkan Bi Iyem sudah cekikikan sendiri di dapur melihat Junghwan.
"Haha, hilangin rengekan mu itu Junghwan, kamu udah besar gak malu sama istri? " tanya kakek, Junghwan memutar bola matanya malas.
"Nama kamu siapa?" tanya nenek mengalihkan pandangan
"Alia nek"
"Wah namanya cakep kayak orang nya nya" puji sangat kakek.
Alia hanya tersenyum masih canggung mau berbicara apa.
"Ayo kek nek di makan" ujar Junghwan mempersilahkan.
Mereka pun makan dengan hening, setelah selesai saat Alia sedang membereskan piring kotor saat itu lah nenek dan kakek melancarkan aksinya untuk membicarakan Alia.
"Kamu nemu dia dimana? Kenapa cakep banget? " tanya nenek curiga
"Baik, ramah, istri-able lagi" lanjut sang kakek.
"Nek, kek, Liat Junghwan! Apa Junghwan sejelek dan se-takpantas itu buat dapat istri kayak Alia? " Junghwan menatap kakek nenek nya dengan tatapan bangga.
"Enggak salah sih, lagian juga kamu tinggi ganteng, dokter, baik lagi cucu kesayangan nya nenek" Junghwan memutar bola matanya malas mendengar ucapan lebay nenek nya.
"Kok kamu nikah gak ngundang kakek nenek sih? " tanya kakek kemudian
"Kita cuma nikah, resepsi nya belum kek nek, jadi makanya kita gak ngundang kakek nenek" ucap Junghwan
"Kamu kebelet nikah? " tuding kakek
"Iya! Kan kakek yang nyuruh! " kesal Junghwan.
Kakek hanya menyengir mengingat ia sangat memaksa Junghwan untuk segera mempunyai istri.
Tak lama Alia ikut bergabung dengan mereka yang duduk santai di ruang keluarga tersebut, ia duduk di samping Junghwan dan memperhatikan wajah kakek nenek yang tersenyum misterius.
Alia menoleh ke arah Junghwan dengan alis terangkat, sedangkan Junghwan hanya mengedikkan bahu nya tak tau.
"Jadi... " ucap kakek tergantung
"Apa?! " tanya Junghwan ketus
"Kapan kalian kasih kami cucu? "
UHUK
....
Junghwan terlentang di atas kasur usai mandi dengan air dingin, ia sangat tertekan dengan ucapan kakek nya saat makan malam tadi, bisakah tidak membicarakan Hal se frontal itu? Huh Junghwan kesal ingin memukul wajah tua itu, namun ia kembali ingat itu adalah kakeknya sendiri.
Junghwan tetap bergeming saat suara kamar mandi yang ada di kamar nya terbuka menampilkan Alia yang sibuk mengelap rambut se punggung nya itu.
Alia melirik Junghwan sesaat, lalu setelahnya kembali dibuka dengan rambut nya.
"Pake hair-dryer! " entah itu sebuah perintah atau pernyataan, Alia hanya mempunyai mengkerut kan kening nya tak paham.
"Ck! "
Junghwan berdecak, lalu menarik Alia pelan agar duduk di kasur, setelah nya ia menyalakan hair-dryer dan mulai mengeringkan rambut Alia yang setengah basah itu.
"Oh maksud kamu suruh aku pake pengering rambut? " tanya Alia Junghwan hanya berdehem
Alia merasa nyaman ketika kepalanya yang dingin terasa hangat setelah menggunakan pengering rambut tersebut, atau mungkin juga ia merasa hangat karena usapan lembut Junghwan di rambut nya? Entahlah intinya Alia ingin berlama-lama seperti ini rasanya.
Junghwan sedang fokus dengan rambut sang istri namun sejenak ia menyadari suatu hal...
Kenapa tiba-tiba Junghwan melakukan hal yang sebelumnya belum pernah ia lakukan?
...
"Mereka lucu ya nek" ujar kakek melihat cucu nya yang sedang mengeringkan rambut sang istri.
"Iya, mereka lucu" jawab sang nenek sambil terkikik geli namun dengan suara yang sangat kecil.
Siapa suruh Junghwan masuk tanpa menutup pintu, nah kan kakek nenek nya lebih leluasa melihat apa yang terjadi di dalam apalagi posisi mereka menghadap balkon kamar yang otomatis membelakangi pintu.
"Pengen nikahin mereka deh" celetuk kakek, nenek menatap kakek dengan tatapan aneh.
"Lah orang nya kan dah nikah kenapa mau di nikahin lagi, maksud kakek kakek mau bikin resepsi nya? " tanya nenek bingung.
"Mereka belom nikah nek... "
"HAH?! "
...
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Wife [SELESAI] //Junghwan
Fiksi Remajadi paksa untuk terus menikah membuat So Junghwan muak, dan berakhir memilih salah satu pasien nya yang terkena amnesia untuk menjadi seorang istrinya. awalnya rencananya ini hanya ia lakukan untuk beberap minggu, namun seiring dengan berjalannya wa...
![Fake Wife [SELESAI] //Junghwan](https://img.wattpad.com/cover/327614723-64-k367970.jpg)