YJ · BG | It's Only Us

187 19 0
                                        

All of them are the same age here
---

Choi Beomgyu dan Choi Yeonjun masuk ke dalam hidup Choi Soobin sekitar lima tahun yang lalu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Choi Beomgyu dan Choi Yeonjun masuk ke dalam hidup Choi Soobin sekitar lima tahun yang lalu.

Ketika itu Soobin yang baru duduk di kelas satu SMP sedang berada di ruang kesehatan karena penyakit asmanya kambuh sewaktu mengikuti pelajaran olahraga.

Seorang guru tiba-tiba muncul sambil menjewer telinga dua murid laki-laki yang mengaduh kesakitan sembari meminta ampun. Tampak sedikit luka serta memar di wajah dan lengan keduanya.

Saat sedang diobati, mereka berkenalan dengan Soobin. Beomgyu bercerita jika ia dan Yeonjun berniat bolos dengan cara memanjat pohon besar di belakang sekolah. Naas, keduanya tertangkap basah dan jatuh karena terkejut mendengar suara peluit satpam.

Soobin tertawa terbahak-bahak hingga ia kembali sulit bernapas.

Sejak itu ketiganya menjadi sahabat baik, dan tanpa terasa kini mereka sudah menginjak tahun kedua di SMA.

*

“Soobiiin! Yuhuuu, Soob Soob ... Soobin! Heh, kelinci berbadan jerapah, lo denger gue gak?” Dengan jengkel Beomgyu mengejar Soobin yang berjalan meninggalkan gedung sekolah tanpa menoleh padanya.

Sebenarnya Soobin mendengar panggilan Beomgyu, ia hanya ingin menjahili teman akrabnya itu. Sambil terkekeh pelan ia terus melangkah menuju ke tempat parkir sepeda.

Yeonjun yang sudah berada di sana melambaikan tangan ketika Soobin mendekat. “Beomgyu kenapa itu?”

“Kesel sama gue, biarin aja.” Soobin membuka kunci sepedanya, nyaris terjungkal saat Beomgyu melompat ke punggungnya.

“Choi Soobin, dari tadi gue teriak-teriak manggil lo, punya kuping gede gini masa iya gak denger? Pengen ngerjain gue ya?” Beomgyu menarik-narik telinga Soobin gemas.

“Gyu, sakit! Aduh, beruang gila, cepet turun! Jun, tolongin,” Soobin meminta bantuan Yeonjun, tapi lelaki itu malah menertawakannya.

Sebuah mobil mewah yang melintas membuat ketiganya terpaku. Dari balik jendela, seseorang yang duduk di kursi belakang menatap mereka sebelum kendaraannya menjauh.

“Wow, Maserati! Itu punya murid atau guru? Gue baru liat,” ujar Soobin terkagum-kagum.

“Gue tau itu siapa. Kai.”

Beomgyu melompat turun dari punggung Soobin. “Kai?” ulangnya.

Yeonjun mengangguk. “Huening Kai, murid baru di kelas gue, dia ikut program pertukaran pelajar.”

“Huening Kai ya ....” Bibir Beomgyu menyunggingkan senyum. “Kenalin gue sama dia, Jun.”

“Gyu,” Soobin mencoba mengingatkan. Ia sudah hapal gelagat Beomgyu, dan biasanya ini tidak berakhir baik.

On My Mind : SoobinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang