15

3.8K 455 47
                                        

Happy reading guys!!!

*

*

*

Yibo menarik Xiao Zhan dan membawa pemuda itu berlari melewati kerumunan tanpa peduli dengan keadaan mobilnya.

Senyumnya semakin melebar kala merasakan genggamannya dibalas oleh Xiao Zhan. Ia menoleh dan mendapati pemuda itu memandangnya walau hanya beberapa saat karena Xiao Zhan membuang muka.

Tak lama kemudian keduanya sampai di rumah Xiao Zhan dan mereka mendapati sang kakak sepupu tertidur di kursi, sedangkan Jiacheng tidur di lantai yang beralaskan karpet.

Yibo merasakan getaran dari saku celananya dan ia sudah yakin pasti Lusi yang menghubunginya.

Xiao Zhan melepas genggamannya dan beralih hendak membangunkan Kun dan Jiacheng, tetapi di tahan oleh Yibo.

"Ada apa?" Tanya Xiao Zhan dengan kernyitan heran.

"Tidak ada, aku akan pergi mandi, bisa bawakan handuk untukku?" Ucap Yibo seraya melepas genggamannya.

"Em tentu saja, akan kuambilkan." Xiao Zhan berlalu menuju kamarnya dengan langkah pelan agar tak menimbulkan bunyi.

Setelah Xiao Zhan berlalu, ia mengambil ponselnya dan benar saja, Lusi yang menghubunginya. "Hm, ada apa?"

"Kalian dimana? Sejak tadi aku berusaha menghubungimu, tapi kau tak mengangkat panggilanku."

"Aku tidak tahu kau akan pulang hari ini karena kupikir kau akan berlibur terlebih dahulu," ucap Yibo santai.

"Tidak, aku pulang lebih cepat agar bisa pergi berlibur bersamamu dan Yunxi, tapi kalian malah tidak ada di rumah."

"Kalian dimana? Aku akan kesana dan menemui kalian," ucap Lusi yang menghasilkan tarikan nafas panjang dari Yibo.

"Aku akan pulang besok pagi, tetaplah dirumah karena ada hal penting yang ingin kubicarakan denganmu."

"Kalau begitu aku akan pergi tidur, sampai jumpa besok." Ucap Yibo kemudian memutuskan sambungan.

"Istrimu?" Ucap Xiao Zhan yang kini berdiri diambang pintu. Pemuda itu melangkah menghampiri Yibo sambil membawa dua buah handuk.

"Humm, tapi aku akan menemuinya besok." Yibo mengambil handuk yang diberikan Xiao Zhan lalu memberikan ponselnya pada pemuda itu.

"Mengapa kau memberikannya padaku? Kau bisa menaruhnya di meja." Xiao Zhan berucap malas sambil hendak menaruh benda itu.

"Tidak apa, hanya saja mungkin kau penasaran dengan isinya. Jadi kau bisa melihatnya jika kau ingin," Yibo tersenyum singkat kemudian melangkah menuju kamar mandi.

Sementara Xiao Zhan memandang ponsel di tangannya dengan kernyitan malas. "Memang apa peduliku dengan isi ponsel ini, sangat tidak penting." Ucapnya malas. Namun, tanpa sengaja ia malah menekan tombol power hingga memperlihatkan wallpaper ponsel Yibo.

Bunga Lily putih dengan sebuah tanggal yang sangat familiar baginya. Melihat hal itu, tiba-tiba rasa ingin tahu timbul di benaknya. Ia menggigit bibir bawahnya sambil membuka ponsel Yibo dan mulai melihat-lihat isinya.

Isinya masih sama dan disana juga masih terdapat beberapa gambar Yibo dan juga Lusi. Senyum kecut terlukis kala melihat senyum Yibo yang tampak bahagia ketika bersama sang istri.

Eyes, Nose, And Lips Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang