13

3.5K 412 59
                                        

Happy reading guys!!!

*

*

*

Yibo melumat bibir Xiao Zhan tanpa mempedulikan dimana ia berada sekarang. Kun yang berada di meja kasir melebarkan matanya sambil menutup mulut melihat adegan itu.

Beruntung hari ini tak ada pengunjung sehingga tak ada seorang pun selain dirinya yang menyaksikan perlakuan Yibo.

"Hmmmpppttt...," Xiao Zhan mendorong bahu Yibo, tetapi pria itu malah menekan bahunya hingga kaki kursi yang di duduknya sedikit terangkat.

Yibo malas semakin intens menyesap bibir merah itu tanpa ada niatan untuk berhenti. Tangannya bergerak menekan tengkuk Xiao Zhan hingga pemuda itu tak bisa menolaknya.

Semua itu berlangsung selama beberapa menit hingga akhirnya sebuah suara melengking menghentikannya.

"Jiejieeeee...!"

Entah kekuatan dari mana, Xiao Zhan berhasil mendorong Yibo hingga akhirnya ciuman itu terlepas. Dengan secepat kilat ia beranjak dari kursinya dan berlari menuju dapur.

"Jiejie...?" Yunxi memandang bingung kepergian Xiao Zhan yang tampak terburu-buru.

Ia beralih pada sang ayah yang menunjukkan senyum puas. "Dad, apa yang baru saja Daddy lakukan pada Jiejie? Kenapa wajah kalian sangat dekat?" Tanya Yunxi dengan mata bulatnya yang berbinar polos.

"Apa jangan-jangan...?"

"Gege kelilipan, jadi Daddy mu membantu mengeluarkan debu dari mata Gege." Ucap Xiao Zhan yang baru saja kembali. Pemuda cantik itu melirik kesal pada Yibo yang terlihat santai.

"Jadi kenapa Yunxi datang malam-malam seperti ini, seharusnya Yunxi tetap di rumah sampai Daddy kembali." Ucapnya menambahkan.

"Ooo itu... Yunxi datang kemari karena sangat merindukan Jiejie, jadi karena besok Yunxi libur sekolah, malam ini Yunxiinginmenginapdisini." Ucap Yunxi dalam sekali nafas. Bocah tampan itu menunjukkan senyum lebar sembari berkedip beberapa kali yang membuatnya terlihat lucu.

"Kalau begitu, aku juga ikut menginap disini." Ucap Yibo dengan senyum lebar serta mata berbinar layaknya seorang anak kecil. Kedua tangannya ia satukan di depan dada seolah memohon.

Xiao Zhan? Pemuda cantik itu memandang pasangan ayah dan anak itu secara bergantian. Keduanya tampak begitu mirip layaknya anak kembar yang beda usia. Dari postur wajah, hidung, mata, dan dagu, keduanya sangat mirip, hanya saja Yunxi versi kecil dan sedikit chubby. Ia yakin jika Yunxi sudah besar, bocah itu akan menjadi duplikat sang ayah.

Menyadari pikirannya, Xiao Zhan menggeleng membuat senyum di wajah Yunxi dan Yibo memudar berganti dengan raut sedih. Bahu yang tadinya tegap mendadak mengendur dengan kepala tertunduk.

"Kalian berdua... pulang sekarang," ucap Xiao Zhan tegas. Ia berbalik hendak pergi, tetapi lengannya ditarik membuatnya harus mengehentikan langkahnya.

Xiao Zhan berbalik dan mendapati Yibo menatapnya dengan bibir bawah pria itu yang maju beberapa centi. Ia meringis ngeri melihat wajah pria yang biasanya seperti talenan kini berubah dan semakin menyebalkan.

Tak jauh berbeda dengan Xiao Zhan, Yunxi pun memandang sang ayah dengan delikan geli. "Selama Yunxi hidup di dunia ini, untuk pertama kalinya Yunxi merasa jijik saat melihat wajah Daddy." Ucapnya pedas.

Hal itu membuat Yibo mengalihkan pandangannya dan menatap sinis sang putra. "None of your business," ucapnya lalu kembali menatap Xiao Zhan.

"Yunxi tidak peduli apa yang Daddy katakan," balas Yunxi sambil menjulurkan lidahnya mengejek.

Eyes, Nose, And Lips Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang