20

3.2K 441 74
                                        

Happy reading guys!!!

*

*

*

Setelah Lusi pergi, Xiao Zhan langsung melepas pelukannya dan mendorong Yibo dan bersikap dingin seolah tak terjadi apapun. Ia melangkah tanpa mengatakan apapun pada pria itu. Dengan santai ia memasuki rumahnya mengabaikan Yibo yang juga berjalan di belakangnya.

Yibo mengikuti Xiao Zhan dan menarik lengan pemuda cantik itu saat keduanya sudah berada di dalam rumah.

"Zhan Zhan tunggu," Yibo mencekal lengan Xiao Zhan dan melangkah kehadapan pemuda itu. Bisa ia lihat tatapan pemuda itu yang kini berubah dingin, tak seperti tadi. Dimana Xiao Zhan memandangnya dengan tatapan seolah sedang menggodanya.

Namun, tak butuh waktu lama untuknya bisa mencerna maksud pemuda itu. Dalam hati ia terkekeh karena sempat berpikir Xiao Zhan telah luluh. Ia membuang nafas pelan lalu menarik pinggang ramping itu hingga menempel dengannya.

"Jangan menatapku seperti itu, kau membuatku ingin memakanmu." Ucap Yibo seduktif di depan wajah Xiao Zhan.

Kekehan kecil keluar dari mulut Xiao Zhan. Ia menunjuk dada Yibo sambil menggigit bibir bawahnya sensual untuk menggoda pria itu. "Apa kau menginginkan diriku... Hhhhh?" Bisik Xiao Zhan di telinga Yibo dan dengan sengaja mendesah.

"Kau benar, aku menginginkanmu." Ucap Yibo dengan seringai penuh arti. Ia mendekatkan wajahnya lalu memiringkan kepalanya seolah akan mencium Xiao Zhan.

Dengan refleks Xiao Zhan memundurkan kepalanya ketika bibir Yibo hampir menyentuhnya. Dengan raut malas ia mendorong wajah pria itu menjauh lalu melepas pelukannya.

"Sayangnya aku tidak menginginkanmu," Xiao Zhan melangkah meninggalkan Yibo yang tampak memejamkan mata dengan wajah gemas.

Beberapa saat kemudian tawa kecil terdengar dari Yibo saat menyadari ia kembali tertipu dengan sikap manis Xiao Zhan.

"Dia pernah melakukan itu padaku, tapi aku masih tertipu." Ucapnya gemas seraya mengikuti langkah pemuda itu. Namun, ia berhenti saat melihat Xiao Zhan berjalan kearah ruang tamu dimana Yunxi berada.

Tak ingin mengganggu, Yibo memilih berdiri dari kejauhan untuk melihat interaksi kedua makluk itu. Ia sangat yakin sesuatu yang menarik akan terjadi antara ibu dan anak itu, terlebih putranya yang sangat suka membuat drama.

Xiao Zhan menepuk bahu Jiacheng yang sedari tadi menemani Yunxi untuk memberi pria itu isyarat dan tanpa perlu bertanya, Jiacheng melangkah meninggalkan ruang tamu.

Suasana hening melanda, Xiao Zhan melangkah mendekati Yunxi lalu duduk di sebelah bocah tampan itu. Pemuda itu duduk dengan sedikit canggung karena ia tahu Yunxi pasti merasa sedih dan kecewa karena ucapannya tadi.

"Maafkan aku," lirih Xiao Zhan mulai angkat bicara.

"Kau pasti merasa kecewa dengan ucapanku tadi, aku tahu tak seharusnya aku mengatakan kalimat seperti itu padamu." Xiao Zhan menghela nafas panjang lalu menoleh kearah Yunxi yang masih menunduk dengan kedua tangan yang tertaut.

Manik bulatnya mulai berkaca-kaca ketika melihat tetesan air mata yang mulai jatuh dari bocah tampan itu. Ia menggigit bibir bawahnya karena rasa bersalahnya yang semakin menjadi. Terlebih ketika bahu mungil itu bergetar yang diikuti isakan lirih.

Eyes, Nose, And Lips Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang