•
•
•
Insiden zara dan syifa 2.
"Ma'af syifa, aku telat " gumam gus maulana sendu, tanpa berani menatap ke arah syifa. Karena ada pemandangan yang tidak pantas untuk ia lihat.
walaupun hanya tersisa rambut yang tidak bisa ia tutupi dengan jaket. Dengan sigap gus maulana berjalan mengambil sebuah kain berwarna hitam di ruangan itu, untuk dijadikan hijab. dengan telaten gus maulana membantu syifa mengenakan kain hitam menutupi seluruh mahkota paling berharga bagi syifa.
Syifa masih menunduk. Malu, dan rasa takut yang masih menyertai dirinya sa'at ini. Yang ia jaga selama ini terasa sia-sia, yang melihat keindahan dari tubuhnya adalah orang lain bukan suaminya kelak. Namun, syifa harus bersyukur karena tubuhnya tidak di apa-apakan. Tapi-- first kiss-nya telah di renggut oleh lelaki biadab tadi. walaupun singkat,bahkan sangat singkat. syifa tetap tidak terima dan merasa jijik pada dirinya sendiri.
sekarang syifa tidak menyadari satu hal. bahwa dirinya sekarang telah memeluk erat tubuh lelaki di depannya, guna untuk menenangkan diri, ia menangis tersedu-sedu didada bidang gus maulana. Yang dipeluk hanya terdiam membiarkan syifa memeluk dirinya, tanpa membalas pelukan itu.
Akhirnya pikiran Syifa kembali tersadar.
"Astagfirullah, ma'af ula gue nggk sengaja" segan. spontan syifa melepaskan pelukannya, dengan mendorong pelan tubuh gus maulana ke belakang.
"Its oky syifa, ayok kita pulang" syifa hanya mengangguk dan langsung di bantu oleh gus maulana untuk berdiri.
Tanpa mereka ketahui. alvin sedari tadi bertarung seorang diri melawan pasukan glend yang jumlahnya empat orang. tadi, sa'at alvin turun dari motor ia melihat mereka yang ingin masuk ke gudang yang ingin menghajar gus maulana dan syifa.
Alvin mampu mengalahkan empat anak buah glend, walaupun wajahnya mendapatkan banyak lebam akibat saling tonjok menonjok.
Disisi lain. Glend sedari tadi di buat kewalahan oleh aksi zara. Zara menendangnya beberapa kali karena lagi-lagi glend ingin menciumnya.
"Kamu sangat menggemaskan zara kalau lagi marah gini" tawa glend yang mulai merasa lucu, entah apa yang lucu ? Zara sangat membenci lelaki di depannya ini.
"glend gilaaa, sinting, begooo lo bisa nggk sih berhenti main-main !" bentak zara. Ia menangis teriak seperti anak kecil, sangat imueet.
"Oky oky gue bakal berhenti gangguin lo. tapi gue nggk terima kalau yang lo jadi'in suami itu si brengsek gebriel" glend benar-benar malas sa'at menyebut nama gus gebriel.
Seketika tangis zara terhenti.
"Lo punya masalah apa sama suami gue ?" tanya zara polos.
"suami ! Haha zara, darah gue panas kalau lo bilang gitu !" teriak glend, tapi kali ini wajahnya tidak menakutkan melainkan seperti bocah.
"Intinya gue benci bangeeeeet sama suami lo!" spontan gleend membulatkan matanya karena ia salah ngomong. Suami !? Haha.
"Hahaha wajah lo receh begoo !" zara tergelak, melihat wajah glend yang seperti bukan dirinya. Sepertinya sa'at ini glend merasa bahagia karena ia bisa membuat zara tertawa karena tingkahnya.
Tanpa mereka sadari ada seorang lelaki yang mengepalkan tangannya. menatap kedua orang yang terlihat saling tertawa di depan pandangannya. kaki yang tadi ingin melangkah mendekat ke arah zara seakan di paksa untuk berhenti, sa'at mendengar tutur glend pada zara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dear My Cold G.
عاطفيةsemua orang punya caranya tersendiri dalam mengespresikan rasa cinta, lantas apa yang salah ? terlalu indah untuk di miliki, bahkan banyak hati yang harus tersakiti. hati yg sudah lama sakit akan rasa yg terpendam dan akhirnya, hanya bisa membisu ba...
