Aku menerjap-nerjap membuka mata karena terganggu oleh cahaya yang menerpa netraku. Semalam aku baru saja bermimpi aneh memasuki dunia isekai. Yah, cukup sadar diri karena Tuhan tahu aku bukanlah salah satu hamba yang taat, mana mungkin doaku terkabulkan.
Bangun dari tempat tidur malas, merasakan nyeri yang luar biasa pada pergelangan tanganku yang di plester. Berkedip beberapa kali hingga menyadari sesuatu yang aneh hari ini.
Dan baru menyadari bahwa kamar ini sangatlah luas dan mewah, tak seperti biasanya seperti kamarku yang kumuh dan lembab. Aku segera turun dari ranjang dan menghampiri cermin.
"A-apa?"
Aku terkejut tak menyangka melihat manusia pantulan dari cermin tersebut. Gadis cantik dengan mata bulat indah, wajah kecil, bibir mungil, alis mata tajam, rambut berwarna biru laut bergelombang, tak lupa tubuh yang terbilang sangat ideal. Tubuh kecil nan ramping, kulit bersih seputih susu.
"Aku memasuki isekai yang mana? Cantik sekali seperti boneka."
Aku menyentuh cermin itu dengan senyam-senyum tak jelas. Sedang menebak-nebak apakah aku akan menjadi tokoh utama baik hati di cintai oleh semua lelaki, atau villain yang punya sifat badass. Cukup bangga setidaknya aku memasuki seorang wanita cantik ini.
"Nona Charlotte?"
Aku menoleh ke samping di mana seseorang masuk dengan wajah khawatir dan terkejut secara bersamaan. Dia bilang barusan bahwa aku adalah Charlotte, sedang berpikir siapakah Charlotte itu? Seperti aku pernah dengar.
"TUAN! Tuan Lewinsky! Nona Charlotte sudah bangun!" Orang itu pergi meninggalkanku dengan keadaan panik.
Aku sontak menahan nafas dan mematung. Charlotte Lewinsky? Charlotte yang mencoba bunuh diri berkali-kali setelah diputusin oleh William? Aku pasti sudah gila karena masuk ke dalam isekai buatanku sendiri, pasti hanya mimpi.
Plak!
Sakit. Semua ini nyata, bukan sebuah mimpi.
"Dari banyaknya isekai, MENGAPA AKU HARUS MASUK KE NOVELKU SENDIRI YANG BAHKAN BELUM SELESAI!!!"
***
Lee Sora, seorang pengangguran yang tidak lulus ujian lanjut universitas berujung menganggur tidak kerja ataupun mencari kelas tambahan untuk kembali mendaftar universitas negri tahun depan.
Seorang wanita biasa berumur 18 tahun yang sering telat makan sampai berhari-hari, jarang mandi, setiap bangun tidur hingga tidur lagi hanya membuka HP dan laptop untuk bermain game atau sekedar membaca novel online.
Wanita itu baru saja mati dalam keadaan Gerd Chronic di dalam kamar kos-nya.
Kini Tuhan berbaik hati memberikan Lee Sora kehidupan kedua di dimensi lain, yaitu masuk ke dalam karakter pada novel buatannya sendiri, seorang villain bernama Charlotte. Charlotte sudah benar-benar mati bunuh diri dan jiwanya sudah tenang di surga. Sedangkan Sora adalah jiwa yang mengisi tubuh kosong Charlotte sekarang.
Lee Sora atau sekarang di panggil Charlotte itu terduduk di pinggir ranjang sambil memikirkan hal berat.
"Oke, jadi aku harus bagaimana sekarang?" Charlotte menarik rambut panjangnya kuat sambil menggigit bibir bawahnya hingga berdarah.
"Novelku bahkan belum selesai." gumamnya frustasi.
"Memang benar aku berniat membuat Charlotte mati dan tokoh utama kesayanganku akan hidup bahagia selamanya. Tapi aku bahkan belum menulis bagian Charlotte mati bunuh diri! Dia sudah mati terlebih dahulu dan kini aku memasuki tubuhnya! Tidak mungkin aku mati dua kali demi ayang-ayangku hidup bahagia!" Wanita itu kembali berteriak sendiri ke langit-langit ruangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Novel Destiny [End]
FantasiaLee Soraa hanyalah seorang manusia nolep yang bermimpi masuk ke dalam dunia isekai. Keinginannya terwujud, suatu hari Soraa mati karena asam lambung kronis dan memasuki tubuh seorang wanita di dunia lain seperti yang sudah di dambakannya. "Dari ban...
![My Novel Destiny [End]](https://img.wattpad.com/cover/334003674-64-k307878.jpg)