Author pov.
"Hiks hiksss dingin onty.." Lili terus merengek ketika Jennie memandikannya.
Jennie telat bangun, dia harus bergegas dan cepat agar dia tidak terlambat ke sekolah.
"Tidak ada waktu lagi baby, kita harus cepat" Jennie tergesa-gesa memberikan sampo di rambut Lili.
"Hiksss ndak cuka baby d-dingin" Lili menggigil meremas paha Jennie.
"Ssst sebentar lagi selesai baby" Jennie menghidupkan shower dan membilas tubuh Lili.
"Huwaaaa dingin! Hmpph baby dingin onty huwaaaa Eomma.." Lili memekik menenggelamkan wajahnya di antara paha Jennie.
Jennie mengambil handuk kemudian mengeringkan tubuh Lili. Lalu setelah itu membalut tubuh mungilnya dengan handuk.
"Sssh gwenchana baby, gwenchana~" lirih Jennie mengusap punggung Lili.
"Hiks hiks d-dingin onty" Lili memeluk erat leher Jennie.
"Mianhae hemm" Jennie mencium lama kening Lili.
"Mmph eum" Lili mengangguk di ceruk leher Jennie.
"Sssh sayang sayang" Jennie menepuk-nepuk punggung Lili kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi.
"Uyyu.." pinta Lili dengan suara seraknya.
"Tunggu nee, baby pakai baju dulu okey" kata Jennie sambil membuka lemari mencari pakaian yang cocok untuk dikenakan Lili.
Lili mengangguk lesu, bersandar di pundak Jennie dengan bibir mengerucut.
"Ini sepetinya bagus" pilihan Jennie jatuh pada dress berwarna kuning bermotif bunga Daisy.
Jennie membawa Lili ke atas kasur, mendudukkan gadis kecil itu kemudian mengambil perlengkapannya.
"Kita di kejar waktu baby" Jennie mengoleskan minyak telon di perut dan di belakang leher Lili, memakaikannya popok lalu celana dan yang terkahir dress di tubuh mungilnya.
"Cantik sekali" puji Jennie sambil memandangi Lili.
Lili mengerjap-ngerjapkan matanya lalu tersenyum menampilkan deretan gigi putihnya.
"Kiyowoo" Jennie merasa gemas, mencium pipi Lili berulangkali.
Chup
Chup
Chup
"Xixixi geli onty" Lili mendorong wajah cantik Jennie.
"Tinggal rambut, aunty akan menguncir nya menjadi dua bagian" kata Jennie lalu menyisir rambut Lili dengan perlahan.
Lili terlihat anteng saat Jennie mengikat rambutnya.
Setelah selesai menguncir rambut Lili, Jennie merapikan poni Lili dengan rapih.
"Perfect" senyum manis menatap lembut wajah sempurna Lili.
Chup
"Thank you onty" Lili menghadiahi ciuman di bibir Jennie.
"Your welcome baby" Jennie mengusap sayang pipi Lili.
"Uyyu na mana onty?" Lili mengerucutkan bibirnya.
"Kkkhh arasseo baby, aunty akan menyiapkannya lalu kita berangkat ke sekolah" Jennie memencet hidung Lili kemudian menggendong gadis kecil itu dan membawanya menuju dapur.
-
"Aaww kiyowoo~"
"Omoo! Anak siapa ini lucu sekali"
"Aaarggh cantiknya!"
"Wajahnya sangat menggemaskan!"
"Kutcu kutcuu.."
"Wajahnya mungil, pipinya seperti mandu. Imutnya.."
"Poninya lucu! Aku ingin mencubit pipinya!"
"Huwaaaa cakit! Onty hiksss cakit pipi baby di cubit cubit"
•••
Tbc
01/07/23
Makanya jangan imut-imut Lili.
Vote komen lanjut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Lili with onty Jen!✓
Fanfiction"mau uyyu onty" "uyyu uyuu gigimu" "xixixi cenci cekali onty cekci" plagiat menjauh cok! start : 26/06/23 end : 26/09/23 hanya halu gak usah bawa ke dunia nyata! CERITA KE 8.