Author pov.
"Mommy onty! Lihat wewen nakal menculi cemilan baby" Lili memekik kesal saat Wendy mengambil cemilannya.
Jennie sudah mengatakan pada Lili untuk memanggil aunty saja, tapi Lili tetap lah Lili bocah keras kepala yang tetap ingin memanggil Jennie sebagai Mommy onty.
"Wendy" tegur Jennie.
"Issh pelit sekali, aku hanya ingin satu" Wendy cemberut mengembalikan cemilan Lili.
"Beli wleek" Lili menjulurkan lidahnya dan memeluk cemilannya.
"Ambil di dapur banyak, tapi jangan punya Lili" kata Jennie.
"Yes!" Wendy segera berlari ke arah dapur.
"Mommy onty, buta juceyooo.." Lili menyerahkan pringles pada Jennie.
Jennie menerimanya dan membukanya untuk Lili.
"Nah, makan dengan perlahan baby" Jennie mengusap kepala Lili setelahnya.
"Eum" angguk Lili disela mengunyah keripiknya.
"Ugi mau dong" Seulgi mengulurkan tangannya pada Lili.
"Catu ya" kata Lili dan Seulgi mengangguk.
Lili menjilat sudut bibirnya dan memberikan satu bulat keripiknya pada Seulgi.
"Terimakasih Lili" Seulgi memakan keripik nya.
"Rasa angin alias tidak berasa untuk di makan" batin Seulgi.
Lili asik memakan keripiknya sambil selonjoran di karpet menonton animasi favoritnya.
"Sial! Aku kalah shit" Jisoo memukul meja karena kalah bermain game.
Lili menoleh kebelakang dan terkikik setelahnya.
"Cial hahahaha" Lili tertawa menyebut kata sial.
"Baby itu tidak baik" peringat Jennie.
"Tapi balucan Chu mengatakan itu" Lili cemberut.
"Dia buruk oke jangan menirunya. Yaak chikin jangan berkata kasar disini, Lili meniru mu" Jennie memukul lengan Jisoo.
Jisoo meringis menggosok-gosok lengannya.
"Mianhae mianhae, jangan katakan itu oke itu tidak baik" kata Jisoo pada Lili.
Lili memutar matanya dan kembali menonton film animasinya.
"Sial, anak ini mirip Jennie jika sedang memutar matanya" batin Jisoo.
"Mommy onty baby mau uyyu" pinta Lili.
"Biar aku saja yang membuatnya" Rosé menawarkan diri dan pergi ke dapur.
"Hei Lili, aunty minta ini ya?" Irene menunjuk Pocky Lili.
"Emm ambilah"
"Gomawo, Lili memang anak yang baik" Irene mengusap kepala Lili.
Lili tersenyum menyombongkan dirinya.
"Aku juga mau Lili!" Joy dan Yeri serentak meminta cemilan Lili.
Lili mempoutkan bibirnya lalu memberikan coklat untuk keduanya.
"Yess aku suka coklat. Thanks Lili" Yeri dengan tidak sabar membuka bungkusan coklatnya.
"Yeyyy makasih Lili imut" Joy mencium pipi Lili.
Lili mengangguk dan berbalik badan menghapus bekas ciuman Joy.
"Only Mommy onty" kata Lili pada dirinya.
Lalu Lili berdiri dan merentangkan tangannya pada Jennie.
Jennie yang mengerti langsung mengangkat Lili ke gendongannya.
"Oci lama baby haus" Lili cemberut menyandarkan kepalanya di bahu Jennie.
"Sabar baby" Jennie mengusap-usap pipi Lili.
Tidak tahu saja Rosé dan Wendy sedang berpetualang mencari banyak cemilan di dapur.
Lili mengangguk lalu tiba-tiba teringat sesuatu.
"Hihihi" Lili mengeringai.
"Mau uyyu onty" bisik Lili.
Mata Jennie membulat dan dia segera memukul pelan pantat kecil Lili.
"Uyyu uyyu gigimu" Jennie memutar matanya.
"Xixixi cenci cekali onty cekci" Lili terkikik menutup mulutnya.
•••
Tbc
31/07/23
Yoyoyow👀
Vote komen lanjut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Lili with onty Jen!✓
Fanfiction"mau uyyu onty" "uyyu uyuu gigimu" "xixixi cenci cekali onty cekci" plagiat menjauh cok! start : 26/06/23 end : 26/09/23 hanya halu gak usah bawa ke dunia nyata! CERITA KE 8.