"aku memendam ini sendirian,
karena aku tau,
tidak ada orang yang bisa
menghadapi masalah ini
selain aku."
•••
sepulang sekolah zean menepati janji nya untuk ke rumah aisyah
zean mengetok pintu aisyah yang tak kunjung orang datang.
aisyell🦋🖤
aku diluarr, kamu dimana?
lo mau ngapain? gue lagi sendirian
dirumah
keluar duluu cantikk
lo malesin bangettttt!
•••
"lo ngerepotin gue banget, gue lagi males-" aisyah membuka kan pintu dan terkejut
"wahh martabak coklat kacang" seru aisyah
aisyah langsung menarik tangan zean untuk duduk di kursi depan rumahnya.
"disini aja ya, gue ga berani masukin lo ke rumah." senyum aisyah dan langsung memakan nya depan zean
"belepotan makan nya, dasar bocil" zean membersihkan coklat di bibir aisyah, dan mengelus kepala aisyah
DEG
"lo ngapain sih ze" sinis aisyah
"gue ngapain?" tanya zean linglung
"lo kocak banget mukanya" aisyah tertawa terbahak bahak
"baru kali ini gue liat lo ketawa syel" batin zean dan tersenyum
"tapi ya, lo mau muka apapun tetep cakep kok!" ketawa aisyah
"serius cakep?" tanya smirk zean
"eh, maksudnya eh-"
"eh nak ganteng." sapa mama aisyah
"eh calon mertua." salim zean
"ayo dong masuk ke rumah, isah nih kenapa temennya ga di ajak masuk, kasian diluar dingin."
"iya nih tan, minum aja ga dikasih" zean menampakan muka sedih yang di buat buat
"jijik amat" gumam isah
"dek, kamu jahat banget, ayo nak masuk." ajak cinta
"MBUUU, SEBENERNYA SIAPAA ANAK MBU." teriak isah
"ZEANDRA" teriak cinta
zean hanya tertawa melihat itu, ia hanya merasa kasihan kepada dirinya sendiri, karena tidak pernah merasakan moment keluarga yang sangat mudah di dapat sebagian orang, namun tidak dengan zean.
•••
"ini minumnya, ini juga ada buah, makan ya sayang." senyum cinta
"udah sore nih, aku mandi dulu ya mbu." lari isah
"tan, aisyel tadi ga sekolah kenapa ya?" tanya zean
"tante juga gatau, tapi kalau dia ga sekolah kayaknya dia inget sama ayahnya, setiap inget sama ayah nya dia selalu demam tinggi." jelas tante cinta
KAMU SEDANG MEMBACA
ZEANDRA AXIO
Teen Fictionpria 16 tahun, yang memiliki otak cerdas, ceria, suka menolong orang, ketua osis, ketua kelas, namun di acuhkan oleh ibu nya sendiri dan adik nya sendiri, dan ditinggalkan oleh ayah kandung nya, namun saat ia menemukan kebahagiaan yang lain, ia mala...
