Bagaimana bisa seorang wanita fakir ilmu seperti ku menjadi istri dari seorang pria yang paham agama dan sangat baik seperti mu. Rasanya waktu itu aku tengah bermimpi dan ketika aku terbangun semuanya akan menghilang begitu saja. Namun aku salah, se...
"Jangan pedulikan apa yang dikatakan orang lain mengenaimu, engkau tau siapa dirimu dan Allah lebih tahu keadaan dirimu dan niat yang ada didalam dirimu."
Arroyyan Dylan Alfariqzi
zauji gus Dylan karya : fadillah aulia
༼ つ ◕‿◕ ༽つ༼ つ ◕‿◕ ༽つ༼ つ ◕‿◕ ༽つ
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Sedari tadi Gus Dylan bolak-balik dari kamar ke dapur hanya untuk mencari keberadaan istrinya yang belum ia temukan sejak ia pulang dari masjid tadi.
"Bunda sama ayah mau langsung balik pagi ini? Gak mau sarapan bareng dulu?" Tanya Gus Dylan kepada ayah Ardi dan bunda Syifa yang sudah siap dengan koper mereka.
"Ayah sama bunda sarapan di pesawat aja. Tadi udah di bawain bekal juga sama Shakeela," balas ayah Ardi.
"Ooo, kalo gitu biar Dylan antar ke bandara ya?" Pinta Gus Dylan.
"Enggak usah repot-repot, bunda tadi udah pesan taxi online," timpal bunda Syifa.
"Tapi bund, masa bunda sama ayah naik taxi online? Dylan jadi gak enak kalo gitu"
"Halah Dylan, kamu ini." Putus ayah Ardi sembari menepuk-nepuk bahu Gus Dylan."istri mu mana? Bunda sama ayah mau pamit nih"
Gus Dylan geming sembari menggaruk tekuk lehernya yang tak gatal."Daritadi Dylan cariin Humaira tapi gak ketemu-ketemu. Dari pulang subuhan, Dylan cari Humaira"
"Lohh, tadi abis sholat subuh istri kamu kasih bekal sama ayah di meja makan. Terus dia juga gak ada bilang mau kemana"
"TOLONG!!!!!,"suara teriakan Shakeela yang menggelar dari halaman belakang rumah membuat semua kaget dan langsung berlari.
"Astaghfirullahaladzim Humaira. Kamu kenapa? Kamu ngapain di atas situ?" Panik Gus Dylan.
"Shakeela kamu ngapain manjat pohon mangga yang tinggi itu? Kamu lagi hamil sayang," panik bunda Syifa.
"Shakeela turun atau ayah pukul pake sapu dari bawah?" Ancam ayah Ardi yang membuat nyali Shakeela ciut.
Shakeela hanya terkekeh dengan mulut yang menggigit kain jilbab yang sudah menampung banyak mangga muda.
"Iya-iya ini Shakeela turun. Tapi tolong ambilin tangga," gumam nya.
"Bisa naik tapi gak bisa turun."
Gus Dylan bergegas mengambil tangga di dalam gudang dan menyenderkan nya di pohon mangga agar Shakeela bisa turun.
"Mangga muda di makan pake garam seger bener nih," kekeh Shakeela sambil melihat tumpukan mangga di jilbab nya.