Bagaimana bisa seorang wanita fakir ilmu seperti ku menjadi istri dari seorang pria yang paham agama dan sangat baik seperti mu. Rasanya waktu itu aku tengah bermimpi dan ketika aku terbangun semuanya akan menghilang begitu saja. Namun aku salah, se...
"Jika kita terus jatuh di dalam kemaksiatan maka jangan pernah bosan untuk kita bertaubat, akan tetapi bertaubatlah hingga suatu saat kita bosan untuk maksiat"
Arroyyan Dylan Alfarizqi
zauji gus Dylan Karya : Fadillah Aulia
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Byur~~
Azizah memutuskan untuk mengguyur segayung air ke wajah Shakeela yang sedang tertidur pulas. Karna sejak tadi Azizah sudah berusaha keras mengoncangkan tubuh Shakeela agar ia terbangun.
Walaupun Azizah sudah menyiram segayung air ke wajah Shakeela. Ia tetap saja tidak terbangun dari tidurnya. Shakeela malah mengusap air di wajahnya dan melanjutkan tidur nya lagi.
PLAK!
Kesal Azizah yang memukul bokong Shakeela yang kalau sudah tertidur seperti badak.
"BANGUN SHAA!! PONSEL KAMU BUNYI TERUS ITU, ADA YANG NELFON!!!" teriak Azizah.
Shakeela yang mendengar itu pun seketika langsung meloncat dari kasurnya dan langsung meraih ponsel di atas nakasnya.
"Kirain tadi Qiqi yang telfon." Decak Shakeela.
"Emang nya siapa?"
"Gak tau kak. No asing yang telfon,"
"Coba telfon lagi, mana tau penting"
Shakeela membuang nafas kasarnya dan menelfon kembali no asing itu.
0878******** berdering
"halo assalamualaikum, ini siapa ya?"
"waalaikumussalam, atas nama mbak shakeela bukan?"
"iya benar saya shakeela, ada perlu apa ya telfon saya?"
"ada kiriman paket mbak"
"haa? paket? perasaan saya gak ada pesen paket. pengirim nya kalo boleh tau dari siapa ya pak?"
"saya juga tidak tau mbak, sekarang mbak ke depan gerbang rumah ya. saya uda di depan nih"