Terungkapnya rahasia besar

3.1K 119 18
                                        

Suara bel terdengar membuat para siswa dan siswi SMA Bhinabakti berhamburan keluar menuju kantin untuk makan siang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suara bel terdengar membuat para siswa dan siswi SMA Bhinabakti berhamburan keluar menuju kantin untuk makan siang.

Dion, Felix, Bara, dan Angkasa sedang memesan makanan. Sedangkan Elvano, pria itu sedang duduk sambil memainkan ponselnya.

Viona yang sedari tadi telah mencari keberadaan Elvano perlahan tersenyum saat mendapati pria yang sedang ia cari sedang duduk di salah satu bangku yang ada di kantin. Dengan langkah pelan gadis itu berjalan menuju meja makan pria itu.

"El, gue minta maaf soal kejadian waktu itu."

Elvano mendongak mendapati seorang gadis yang sanagat dia benci sedang berdiri di depannya dengan wajah sedikit menunduk.

"Pergi! Gue nggak ada urusan sama lo!" usir Elvano dengan suara lantangnya.

"Mau lo maafin atau enggak yang penting gue udah minta maaf baik-baik, maaf udah ganggu waktu makan siang lo." Setelah mengucapkan kalimat tersebut Viona melangkah meninggalkan Elvano yang masih duduk tanpa memeperdulikan keberadaan Viona.

Tangan kekar pria itu terkepal kuat dan lirikan tajam yang di tujukan pada gadis yang sedang berjalan menjauh dari arahnya, "Bangsat, tunggu pembalasan gue anjing," gumamnya penuh emosi.

"Widiiiihhh atuuuuttt." Dion memeluk Bara manja saat melihat ekspresi marah ketuanya itu ketika mereka sudah selesai memesan makanan.

"Apaansih anjing, lepasin!" pekik Bara saat Dion memeluknya.

"Kenapa El?" tanya Felix sambil meletakkan satu piring nasi goreng untuk Elvano.

"Viona adiknya Lucas.” Satu kalimat keluar dari bibir Elvano yang membuat ke empat sahabatnya itu melotot tidak percaya.

"Apa? Apa bos? Jadi Viona adiknya Lucas?" tanya Dion melotot.

"Dia kesini cuma mau balas dendam sama gue, dia kira penyebab Lucas koma adalah gue saat balapan.”

"Lo tau dari mana El?" tanya Felix penasaran.

"Gue tau sendiri, kalian semua tau kan apa yang bakal kita lakuin selanjutnya?" ucap Elvano dengan menatap satu persatu sahabatnya itu.

***

Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00. Semua siswa sudah mulai berhamburan keluar kelas menuju parkiran, Viona mengambil tasnya lalu menyusul Dian dan Monica yang sedari tadi sedang berdiri di depan kelas menunggunya.

Setibanya di area parkiran, di sana sudah cukup sepi yang membuat Viona tidak kesulitan mengeluarkan motornya.

"Vi, Dian, gue duluan ya." Monica menepuk kedua pundak sahabatnya saat menyadari mobil mewah sudah terparkir di depan gerbang.

"Hati-hati Mon,” teriak Dian saat Monica berlari kecil menuju gerbang sekolah.

"Eh Vi, kok lo bisa bawa motor se gede ini sih?" Dian bertanya sambil menepuk motor Viona.

MOIRAI [Terbit✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang