Enjoy the story~♥️
"Kenapa, Han?" - Bang Wonwoo.
"Ini, bang. Bentar deh," gue lap barangnya tadi pake tissue.
"Apa itu, Han?" - Bang Wonwoo.
"Eh??"
"Itu barangnya," - Coups.
"Wah! Gila lo, bang! Untung gak ketelen sama Hani," - Bang Mingyu.
"Ini apaan? Punya siapa?"
"Itu cincin, punya kamu" - Coups.
"Punya aku? Cincin apaan?"
"Cincin buat ngiket kamu biar gak kemana-mana," - Coups.
"Gak mau."
"Gak mau? Tapi, itu cincin" - Coups.
"Gak mau kalo cuma dikasih cincin. Gak romantis banget. Mana cincinnya dimasukin kue lagi," gue balikin cincinnya ke dia.
"Oh. Kamu tunggu disini," Coups keluar rumah.
"Mau ngapain dia? Gak aneh-aneh kan?"
"Kalo lo yang minta, gue yakin dia bakalan aneh-aneh" - Bang Mingyu.
"Bang, ih!"
"Lo demen banget sih jailin adeknya," - Bang Wonwoo.
"Kamu ngapain ganti baju? Mau kondangan?"
"Gak. Coba kamu baca tulisan ini," - Coups.
"Marry Me."
"Hee?? Ini cincin tunangan??"
"Ya iya. Ya ampun, kamu polos banget sih" Coups ketawa.
"Bukan polos, tapi bloon" Bang Mingyu ngakak.
"Won, Gyu. Boleh ya, Hani nikah sama gue?" - Coups.
"Ya boleh, tapi kita tergantung jawabannya Hani" - Bang Wonwoo.
"Bener. Kalo nolak, kita kan juga gak bisa maksa" - Bang Mingyu.
"Hani," - Coups.
"Hm?"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Unbelievable Husband
RomanceGak! Bukan gue yang aneh, tp cowo gue yg aneh! Bayangin ya, betapa tebelnya kesabaran gue punya cowo yang dinginnya melebihi suhu dingin di Kutub Utara. Gak juga sih. Dia sebenernya care, cuma gak keliatan aja. Belom liat aja lo gimana dia lagi mode...