Ambillah
Ambillah hatiku ini
Apa gunanya sekalian ini
Masing-masing bagian dariku hilang satu
Mereka yang kekurangan boleh memohon
Pertanyaanku yang penuh tidak tertolong
Sampai kapan Tuhanku?
Sampai kapan?
Engkau yang menebar api dan petir
Samudera luas beserta isinya
Perintahkanlah badai itu segera
Beranjak dari tubuhku supaya segar
Wajahku ini sudah sembab
Merah padam karena sebab
Ambillah
Ambillah hatiku ini
Lagipula kepunyaanmu hati ini
Tuhanku yang mendengar
Tuhanku yang sudah memanggilku
Di duka terdalamku
KAMU SEDANG MEMBACA
Bicaralah: Dunia Tidak Benar-Benar Memperhatikanmu
PoetryJika aku punya kesempatan untuk berbicara, aku akan berbicara walau dunia tidak benar-benar memperhatikan perkataanku. Untaian kata yang tadinya hanya disimpan secara pribadi oleh penulisnya. Rasanya, mereka pantas diketahui oleh dunia. Orang-orang...
