(Romance Comedy) #1 ThankYouSeries
Setelah dikhianati sang mantan tunangan, Kasih Mutiara mendapat kesempatan dijodohkan dengan Top Indrawan, direktur utama perusahaan ternama yang menjadi saingan mantan tunangannya.
Dalam rencana balas dendam mengh...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•
•
Satu tujuan yang sejujurnya tidak pernah Kasih sukai adalah rumahnya sendiri. Alasannya, Kasih tidak merasa disayangi seperti kakaknya. Kasih memiliki kakak perempuan berumur tiga tahun lebih tua darinya. Orang tua Kasih lebih senang membanggakan kakaknya dan ketika Kasih memiliki prestasi yang sama, orang tuanya tidak pernah menanggapi seolah anak di rumah hanyalah kakaknya.
Sebenarnya Kasih tidak kekurangan apa pun sejak kecil. Ayah Kasih merupakan konsultan pajak, sedangkan ibunya direktur perusahaan mobil mewah. Namun, yang kurang hanyalah cara perlakuan orang tuanya mengakui usaha yang telah dilakukan Kasih. Ketika Romi memujinya dan mengatakan bahwa dia hebat, di situlah Kasih terlena dengan pengakuan itu, merasa dihargai. Meskipun ternyata tiap pujian yang dilontarkan Romi hanyalah aset untuk membuatnya tetap membantu Romi, setidaknya ada yang mengakui.
Seperti sekarang saja contohnya. Orang tuanya sibuk mengambilkan makanan untuk kakaknya, sedangkan dia tidak ditanyakan mau makan apa. Kasih merasa menjadi tamu di rumahnya sendiri bahkan tamu pun masih ditanya mau minum atau makan apa.
Kasih sudah tidak sesedih dulu. Hatinya dingin setiap sedang bersama keluarganya. Dia sudah terbiasa dengan semua pemandangan yang menggores hatinya. Kasih tidak mau protes seperti dulu, dia ingin menikmati daging wagyu yang-katanya dibeli langsung dari Jepang.
"Gimana, Nak, kasus pembunuhan kemarin yang kamu tangani?" Yama Handoyo, membuka percakapan dengan bertanya pada putri sulungnya.
"Oh, ya? Kenapa? Cerita, dong," sela Aliyah Handoyo, sang ibunda tercinta.
Lihat bukan, Kasih seperti tidak ada di sana. Kasih mendengarkan cerita kakaknya yang berprofesi sebagai lawyer andal. Dulu sebelum Kasih keluar dari rumah untuk menikah, kerjaan dia cuma mendengarkan cerita kakaknya. Tidak pernah sekali pun ditanya bagaimana harinya. Saat Kasih bilang ingin menikah secara tiba-tiba pun, orang tuanya tidak kaget dan mengizinkan tanpa menimbang-nimbang. Kasih sengaja mengambil jurusan hukum untuk mengalahkan sang kakak, tapi nyatanya dia malah terjebak di perusahaan yang salah.
Tidak ada yang bisa Kasih tanggapi. Kasih terus mengunyah daging dan memperhatikan steak. Kapan kira-kira suaminya datang, ya? Kasih ingin cepat pulang. Kalau bukan karena rumah orang tuanya paling dekat dengan kantor dan mau mengabarkan Top, dia lebih suka pulang ke rumahnya.
"Wah ... ada Top. Duduk, Nak," suruh Aliyah.
Mendengar nama suaminya disebutkan, Kasih menoleh ke samping kanan. Posisinya memunggungi pintu masuk meja makan jadi tidak sadar suaminya datang.