Yuhuu update🤗🤗🤗
#Playlist: Ed Sheeran - Perfect
•
•
Beberapa berkas perjanjian baru saja selesai diperiksa. Aziz meminta Kasih untuk memeriksa dan membaca supaya tidak ada yang terlewat meskipun Aziz sudah membaca berulang kali. Tepat saat selesai diperiksa waktu menunjukkan pukul dua belas siang. Sudah saatnya istirahat.
Kasih duduk di ruang istirahat alih-alih pergi ke restoran. Entah karena apa secara tiba-tiba Richard membatalkan janji makan siang, tapi tetap membelikan makanan. Jadinya Kasih makan di ruang istirahat bersama Sandra dan Gilbert. Sedangkan Top masih ada keperluan sehingga makanan dibawakan ke ruangan.
"Kas, lo suka sayur nangka nggak? Gue nggak suka, nih," tanya Sandra setelah bungkus nasi Padang miliknya dibuka.
"Suka. Lo boleh taruh di tempat gue," jawab Kasih.
Kasih menerima sayur nangka dan sambal hijau yang Sandra berikan padanya. Kasih mulai menyantap setelah Sandra selesai memindahkan makanan. Dengan tenang Kasih melahap sambil ditemani suara takjub Sandra yang cukup jelas saat merasakan nikmatnya nasi Padang.
"Btw, San." Kasih membuka obrolan. Rekannya itu menoleh. "Kemarin lo cerita soal--"
"Kas! Ini ada kiriman buat lo. Berhubung lo lagi mamam di sini, gue bawain aja daripada nongkrong di ruangan sendirian." Suara keras Tiara menginterupsi obrolan yang tengah berlangsung.
"Thank you, Ti," ucap Kasih.
"Sama-sama, Kasihku." Tiara meletakkan kardus kecil di atas meja tepat di samping Kasih.
"Eh, bikin kopi, dong, Ti," suruh Sandra.
"Ayo buat berdua, deh. Gue payah," kata Tiara.
Selagi Tiara dan Sandra beranjak menuju dapur, Kasih mengambil kardus kecil yang diletkkan di atas meja padanya. Dia melihat nama pengirimnya bertuliskan 'Secret Admirer'. Kasih penasaran. Dia membuka kardus hingga isinya yang terbungkus kertas cokelat terlihat. Saat dia membuka kertas cokelat, Kasih melihat tikus berwarna hitam mati. Ada pula darahnya yang berceceran di dalam kardus. Baunya pun semerbak menusuk hidung. Juga, ada kartu yang tertempel kecil di dekat badan tikus tersebut.
Enjoy your gift, Baby.
-Your Lovely Ex
Gilbert kebetulan duduk berhadapan dengan Kasih, sedikit berdiri guna melihat isi dari kardus. Gilbert kaget dan tidak percaya. Gilbert kembali duduk dengan menutup hidung supaya tidak mual. Tanpa pikir panjang Gilbert mengirim pesan kepada bosnya.
Kasih merasa mual. Secepat mungkin Kasih menutup kardusnya, membawa pergi dan membuang ke tempat sampah. Kasih jijik melihatnya. Bayang-bayang binatang itu mengisi pikiran. Kasih ingin muntah. Nafsu makannya hilang. Kasih berlari keluar ruangan menuju toilet. Akibat mual yang menguasai, Kasih sampai mengabaikan semua pertanyaan Sandra dan Tiara saat hendak keluar ruangan.
Setibanya di toilet Kasih muntah-muntah. Mantannya benar-benar sialan. Mengiriminya hadiah tidak terduga pada jam makan siang.
Kasih tidak mengunci bilik pintu ketika muntah karena dia sudah tidak tahan. Tidak cuma sekali, Kasih muntah beberapa kali. Dia sampai tidak sempat menguncir rambut dan membuat tangan satunya sibuk memegangi rambut. Kasih sempat mendengar suara pintu terbuka pertanda ada yang masuk, tapi dia tidak peduli. Kasih terlalu sibuk menetralkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Thank You For Cheating
عاطفية(Romance Comedy) #1 ThankYouSeries Setelah dikhianati sang mantan tunangan, Kasih Mutiara mendapat kesempatan dijodohkan dengan Top Indrawan, direktur utama perusahaan ternama yang menjadi saingan mantan tunangannya. Dalam rencana balas dendam mengh...
