(PROLOG) Mereka Di Senja Itu

5 0 0
                                        



Karena kejadian tadi malam, akhirnya Clarissa mengajak Karrina untuk sekedar bersantai sejenak selepas jam kerja di cafee langganan mereka

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Karena kejadian tadi malam, akhirnya Clarissa mengajak Karrina untuk sekedar bersantai sejenak selepas jam kerja di cafee langganan mereka.

Clarissa sedikit melirik Karrin yang sedari tadi terlihat lesu sembari mengaduk - aduk vanilla float kesukaanya.

"Kar?" Panggil Clarissa meminta atensi.

"Hmm." Jawab Karrina singkat masih setia dengan kegiatannya.

"Lama - lama minuman lo pusing lo aduk mulu." Sarkas Clarissa.

"Tinggal kasih panadol." Jawab Karrin asal membuat Clarissa merotasi bola matanya malas.

Clarissa paham betul bagaimana kondisi rekan kerja sekaligus sahabatnya itu sekarang. Gadis itu akan tetap mengunci mulutnya rapat - rapat jika sedang tak baik - baik saja. Keduanya larut dengan kegiatan masing - masing hingga layar ponsel Karrin tiba - tiba menyala menampilkan pop up notifikasi chatt dari seseorang.

"Hp lo tuh." Ucap Clarissa.

"Biarin aja. Ga penting." Jawab Karrin.

"Tris-" Clarissa urung melanjutkan kalimatnya, ia tak ingin memperkeruh suasana hati Karrin.

"Tristan? iya , Tristan." Jawab Karrin

"Alah, udahlah Karr. Dari awal emang hubungan lo sama dia salah. Vale juga udah bilang ke lo kan?" Kata Clarissa.

"Gue bukan apa - apa Clar, masalahnya selingkuhannya ini-"

"Apa?! Selingkuhannya kenapa?" Tanya Clarissa.

"Ga lebih baik dari gue." Jawab Karrin.

"NAJIS!!! narsisistik banget. Gue kira lo mau bilang cewe open b.o." Ucap Clarissa tak kalah aneh.

"Hush. ya kali open b.o." Jawab Karrin.

"Jadi lo sekarang gimana nih?" Tanya Clarissa.

"Gue? gue kenapa? Gue putus sama Tristan dan gue gapapa." Jawab Karrin acuh.

"Lo ga sedih putus sama Tristan?" Tanya Clarissa.

"Enggak, apalagi cara gue putus gara - gara dia selingkuh." Jawab Karrin.

"Tapi Clarr, tadi malem itu Vale langsung narik Tristan keluar caffe. Kayanya ribut tuh berdua." Lanjut Karrin.

"Hah?Ko Kayanya? lo bukannya disitu?" Bingung Clarissa.

"Enggak, kemaren itu gue emang pergi sama Valeron nemenin dia cari kado ulang tahun buat Maminya. Nah Vale bilang pengen tomyum yaudah kita langsung ke resto yg biasanya. Nyampe sana Vale bilang mau ke kamar mandi, gak lama dia balik tiba - tiba ngajak pindah tempat makan. Lo tau Vale gimana kan? Ga mungkin tiba - tiba berubah pikiran. Terus karena ga mau debat yaudah lah gue iyain aja, pas mau keluar ehhh gue liat si Tristan lagi suap - suapan sama cewe." Jelas Karrin.

---R E C Y C L E ---Where stories live. Discover now