SMA merpati putih

8 3 0
                                        

terhitung sudah 2 minggu lebih libur sekolah, sebentar lagi memasuki sekolah baru yang tentunya orang-orang sekitar juga baru.

seperti sekarang Ellysa sedang bersiap untuk pergi mendaftar kesekolah baru nya, SMA merpati putih.

Ellysa pergi bersama teman kecilnya, Aldo. semalam mereka sudah membuat janji untuk pergi bersama.

Ellysa mengintip celah jendela nya untuk memastikan apakah Aldo sudah sampai atau belom, tak lama setelah itu deru motor Aldo pun terdengar menandakan aldo sudah sampai.

Ellysa buru-buru mengambil tas ransel nya lalu turun kebawah tak ingin membuat Aldo menunggu terlalu lama.

saat sedang menuruni tangga ia melihat bi inah, sudah kembali dari kampung. Ellysa berjalan menghampiri bi inah yang sedang memasak didapur.

"loh? bibi udah pulang?" tanya Ellysa sesampainya disamping bi inah.

"sudah non" jawab nya tersenyum hangat.

"jam berapa? ko ellysa ga tau?" Ellysa menaruh tas ransel nya dimeja makan dan mulai mendekati bi inah untuk sekedar memeluk nya.

bi inah menerima pelukan dari Ellysa lalu kembali tersenyum.

"semalem jam 2 pagi" jawab nya masih dengan memeluk ellysa

Ellysa perlahan melepaskan pelukannya, dan menatap bi inah dengan mata berkaca-kaca.

"ellysa kangen banget sama bibi" ujar nya, satu butiran air mata pun jatuh membasahi pipinya.

"jangan nangis atuh non, nanti bibi ikutan sedih" ucap bi inah menghapus air mata di pipi ellysa, Ellysa pun tersenyum.

"anak bibi gimana? udah sembuh?"

"alhamdulilah udah mendingan non"

"el?" panggil seseorang tiba-tiba, Ellysa menoleh ke sumber suara ternyata itu Aldo.

"loh? lo sejak kapan disini?" tanya Ellysa sembari menghapus jejak air mata di pipi nya.

"sejak.. lo peluk bi inah?"

"maaf ya bi, tadi ganggu waktu bibi sama Ellysa" sambung aldo sedikit membungkuk kearah bi inah, lalu mendekati bi inah untuk mencium tangan bi inah.

"gagapa atuh den" ucap bu inah memegang bahu Aldo.

"mau berangkat sekarang?" tanya Ellysa

"boleh" jawab Aldo

"yaudah, el berangkat dulu ya bi" ucap Ellysa llysa kepada bi inah.

"iya, hati-hati ya den bawa motor nya" ujar nya kepada Ellysa dan Aldo.

"siap bi" Aldo menunjukkan tanda jempol kearah bi inah.

"yaudah ayo" ucap Ellysa kepada Aldo sembari hendak mengambil tas ransel nya yang tadi dimeja.

Aldo mencekal tangan Ellysa yang hendak mengambil tas ransel nya, ellysa pun mengerutkan keningnya. Aldo tersenyum lalu mengambil tas ransel Ellysa untuk ia bawa.

Ellysa pun tertawa kecil melihat aldo yang membawa tas ransel nya, lalu mereka pun berjalan keluar. mereka berjalan keluar dengan Aldo yang menggandeng tangan Ellysa

setelah sampai disamping motor Aldo, Aldo pun mengambil helm yang sudah ia siapkan untuk Ellysa pakai lalu menyerahkan helm itu ke Ellysa.

Ellysa menerima helm itu lalu segera memakainya. Ellysa sedikit kesusahan saat hendak memasang sabuk helm, Aldo yang melihatnya pun tertawa kecil lalu membantu nya.

"nanti lo masuk jurusan apa?" tanya Aldo disela sela memasang sabuk helm

"gatau, tapi kayaknya IPS deh" jawab Ellysa ragu

LukaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang