06

191 11 0
                                        

Haiii sapa dulu nggak sihhhh

Happy reading


Satu minggu sudah melisa lalui di kehidupan barunya , kegidupan fiksi maksudnya , hari ini hari minggu melisa ada di rumah .

09.07

Melisa membuka maniknya pelan ketika mendengar suara recok di bawah , ia menguap pelan sambil mematikan alarm yang baru saja menyala . Lambat memang , melisa beranjak dari kasur nya . Membuka pintu kamar mandi .

" berisik banget kenapa sih ".

Melisa masuk ke maar mandi , menutup knoc pintu , membuka baju tisurnya yang hanya tersisa , bra , dan celana dalam . Menyelam di bethap nya sambil menutup maniknya , menikmati air hangat yang menyambutnya .


Di bawah sana

" aunn , sini dulu !". Pekik nayliy, sambil menjewer telinga aun dengan keras .

" apa sih mom ". Ujar aun sambil meringis pelan .

Nayliy menatap aun tajam ". Apa apaan kamu kemarin berbicara kasar di depan arkan !, momy sudah bilang jaga dia , momy hanya akan pergi memasak ".

" yaampun mom , aun sudah minta maaf apalagiii ".

nayliy melepaskan lengaannya dari kuping aun , menatap tajam aun , lalu melanggang menghampiri rhenata, herlina , dan verlyn , yang sedang beercengkrama .

Aun meringis memegang kupingnya yang panas , menghampiri saudara saudaranya yang sedang mengejeknya .

" berisik ".

Melisa turun dari lantai atas kamarnya menghampiri bundanya .
" bunda , melisa mau pergi main dulu , izin yaaa".

"Iyaa , hati hati ". Ucap herlina sambil mengecup dahi anaknya singkat .

Melisa mengangguk ia berjalan santai , sambil membalas senyum dari ayahnya aun Angkasa rayan damian .

" mel mau kemana?". Tanya afkara .

" nanya".

Afkara mendengkus kesal , apalagi melisa tak menoleh kearahnya . Heeeehh benar benar kesal .

Melisa tertawa di hatinya , ia tidak akan memberi celah perhatian sedikitpun kepada kedua kakanya . Bagaimana rasanya di acuhkan memang tak enak siapa yang bilang enak .

" misi gue sekarang nyari siapa dalang dari semua ini ".

" sheera gue bakalan bongkar semuanya zayangg".

💀💀💀

Melisa menepikan mobilnya di depan gerobak nasi goreng , nasi goreng kang mumuh , pasti lezat . Tadi dia belum makan jadinya melisa ingin menepi , sudah lapar .

" kang, 1 ".

Kang mumuh mengangguk angguk pelan , ia sudah paham akan suku kata melisa yang sekarang . Rumit kali memang dasar kulkas.

"Pedas neng?"

"Pedas ga neng melisa?" . Belum ada. Sahutan .

TRANSMIGRASI ALEXATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang