16. Tengah Malam

27 3 0
                                        

SELAMAT MEMBACA!

Bismillahirrahmanirrahim...

"Mas.."
"mas Zayyan.." panggil Melissa dengan menggoyang-goyangkan Zayyan yang sedang tidur.

Pukul 23:53 Melissa terbangun dari tidurnya, ia merasa perutnya lapar sebab tadi malam ia tidak makan nasi, melainkan makan street food saja.

"hmm.." sahutnya.

"mas laper." ungkap Melissa.

"apa sayang." tanya Zayyan sengan suara beratnya.

"laperr." jelas Melissa.

"mau aku buatin mie instan?" tanya Zayyan seraya membangunkan diri.

"mau makan nasi." sahut Melissa dengan memelas.

Zayyan sedikit kaget, "ini udah tengah malem sayang, emang masih ada yang buka?" ucap Zayyan, bahkan ia tidak tau apa masih ada yang buka penjual nasi di tengah malam begini.

"nggak tau, aku laper pengen mam nasi." jawab Melissa.

tanpa pikir panjang Zayyan segera beranjak dari ranjangnya. " yaudah mau beli apa, hm?." sahutnya dengan memasang hoodienya.

"terserah yang penting nasi." jawab Melissa.

"tunggu ya, jangan tidur." pamit Zayyan, yang diangguki Melissa.

"jangan lama-lama mas." ucap Melissa yang entah di dengar Zayyan atau tidak. Karena Zayyan sudah keluar dari kamarnya.

Kini Zayyan sedang mencari penjual nasi dikotanya menggunakan motor, tengah malam begini memang sudah banyak yang tutup walaupun di kota. Hanya ada beberapa yang buka disana. Namun ada juga yang sudah habis saat Zayyan mendatangi warung makan lesehan disana.

hanya sisa satu yang belum di datangi Zayyan, lalu Zayyan segera menghampiri tukang nasi goreng pinggir jalan.

"bang nasinya masih ada?" tanya Zayyan kepada abang nasi goreng itu.

"masih ada mas, mau bungkus berapa?" tanya balik.

"bungkus satu aja bang." jawab Zayyan.

sekitar 10 menit Zayyan menunggu, akhirnya sudah selesai. Zayyan beranjak dari duduknya.

"berapa bang?" tanyanya

"dua belas ribu mas." sahut abang nasgor. yang kemudian di sodori uang oleh Zayyan. lalu ia menerimanya.

Karena Zayyan memberikan uang 50.000, abang nasgor segera mengambilkan kembaliannya.

"kembaliannya ambil aja bang." ucap Zayyan seraya menyalakan motornya.

"loh, mas.. ini." kata abang nasgor, namun Zayyan langsung pergi begitu saja.

Dirumah Melissa menunggu Zayyan dengan menahan kantuknya. Ini terasa sangat lama bagi Melissa.

"kok lama sihh." gumam Melissa.

Ia ingin mengechat suaminya itu, tapi ponselnya berada di meja riasnya, jadi ia mengurungkan niatnya karena mager.

Zayyan menancap gas motornya, agar cepat sampai dirumah. kini jam sudah pukul 00:18.

Saat Zayyan sudah sampai dirumah, ia segera kedapaur mengambilkan piring dan minum untuk Melissa, lalu masuk ke kamarnya. Namun saat Zayyan membuka pintunya, ia melihat Melissa yang sudah tertidur pulas.

"Mel.."
"bangun yok, udah aku beliin nasgor nih.." ujar Zayyan dengan menepuk nepuk lengan Melissa.

Walaupun sedikit sulit membangunkan Melissa, tapi Zayyan tidak menyerah. Melissa harus makan karena kemaren malam belom makan nasi.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 22, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

LOVE DESTINYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang