Happy reading cinta🤍
.
.
.
.
.
"Pagi dunia tupi-tupii~"
"Tipu-tipu goblok, dapat abang gini amat sih."
Ice menghela napas melihat tingkah laku sang kakak yang sengleknya sama kayak fusionnya. Sungguh, Ice ingin resign saja menjadi adik Blaze.
Hari ini adalah hari sabtu, sudah hampir seminggu sejak empat fusion mereka datang kerumah dan membuat pusing Gempa atas segala tingkah laku mereka.
Ice pikir itu baru empat, bagaimana jika dua orang yang masih belum tampak hilalnya itu datang? Sudah pasti kakak kesayangannya itu drop melihat mereka.
"Cuaca cerah gini enaknya dipakai buat latihan." ucap Blaze sambil melangkah menuju ruang makan, dimana semua orang sudah berkumpul.
Para fusion duduk berdampingan disebelah kiri, sedangkan ttm ditambah solar duduk disebelah kanan, Gempa, Halilintar, dan Ice duduk di masing-masing ujung meja.
Mereka semua tampak hikmat menikmati sarapan mereka, kali ini Gempa dibantu oleh Glacier yang merengek ingin membantunya, membuat Halilintar harus mendengus kesal sambil menunggu di meja makan.
Tidak ada percakapan di meja itu, hanya dentingan sendok yang beradu dengan piring menggema keseluruh ruangan.
"Kak Hali." panggil Gempa dengan tangan yang sibuk menuangkan air ke masing-masing gelas.
Halilintar menoleh, mengangkat sebelah alisnya seakan bertanya mengapa adiknya memanggil dia.
"Sori dan Gentar..."
"Sabar Gempa, kakak sama Solar lagi berusaha buat nyari keberadaan mereka." jawab Halilintar cepat.
"Tapi..."
"Mungkin mereka muncul disuatu tempat yang agak terpencil kak, makanya sampai hari ini kita belum bisa mendeteksi keberadaan mereka." potong Solar lagi.
"Jangan terlalu dipikirkan kak, mereka bakalan baik-baik aja kok." ucap Thorn dengan wajah berbinar cerah, mengirim sinyal hangat yang menenangkan bagi sang kakak.
Gempa menghela napas pelan, menatap sang adik hijau dengan senyum manis yang membuat para fusion terpana, "Iya, makasih ya Thorn."
'Mama Gemgem manis banget, ga kayak mamaku galak banget(。•́︿•̀。)'
'HAHAHA, BUNDA AKU EMANG MANIS.'
'Kapan ya ananda bisa melihat senyum seperti itu dari ibunda?'
'Manis, kayak jeruk.'
"Udah Gem, jangan senyum terus. Kasian tuh mereka, takutnya sih mimisan." ucap Taufan sambil menunjuk para fusion dengan dagunya yang mengundang gelak tawa dari Blaze dan Thorn.
"Kayak ga pernah liat orang senyum aja." tambah Ice lagi.
"Ya iyalah, kan kakak ga pernah senyum, makanya mereka ga pangling sama kakak." ucap Solar dengan wajah penuh kenarsisan.
"Diem lu bensin." jawab Ice dengan wajah yang seperti mengajak berkelahi.
Halilintar menghela napas melihat para adik-adiknya yang mulai berkelahi, "Selalu gini."
Ketenangan meja makan itu mulai berganti menjadi keributan, para elemental mulai beradu mulut dengan para fusion beserta Gempa dan Halilintar yang hanya menatap dengan bosan.
"Eh btw, gimana kalau kita hari ini latihan? Cuacanya lumayan bagus nih." usul Blaze yang disambut hangat oleh Frostfire.
"Boleh juga tuh, aku mau latihan sama papa!" ucapnya dengan penuh semangat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Elemental parents and fusion? [OG]
FantasySetelah terjadinya penyerangan dari sang penguasa elemental legenda, Retta'ka. Boboiboy memutuskan untuk berpecah menjadi tujuh selamanya, ia membiarkan para elemental mengambil alih tubuh aslinya. Sedangkan para elemental mendapatkan sebuah cara me...
![Elemental parents and fusion? [OG]](https://img.wattpad.com/cover/363208595-64-k592012.jpg)