9. Berkemah

6.1K 460 79
                                        

Happy reading cinta🤍
.
.
.
.
.

Pagi itu cukup cerah, hari jumat adalah hari yang selalu dinanti. Dimana setelah hari jumat akan ada dua hari masa untuk beberapa pekerjaan dan dunia pendidikan beristirahat sejenak.

Namun, tampaknya kecerahan pagi itu tak sampai ke rumah para elemental. Diruang tamu sendiri terlihat seluruh penghuni rumah berkumpul dengan berbagai gaya untuk duduk, mereka tampak sedang menonton televisi dengan rasa tak minat.

"Bosannya..." gumam Gentar dengan kepala yang bersandar pada bahu Supra.

"Iya nih, rasanya bosan banget." sambung Thorn dengan nada lesu.

Blaze yang berguling-guling dilantai ikut menghela napas, "Kak Gem, bosaaaaann~" keluh si pemilik kuasa api itu.

Gempa yang sedang asik menonton itu melirik para adik, fusion dan bahkan kedua kakaknya yang juga terlihat lesu, "Kalian udah lakuin sesuatu biar ga bosan?" tanya Gempa.

"Sesuatu apa? Aku bahkan malas banget buat bangun dari tempat tidur." sahur Ice yang berbaring disamping Blaze.

"Diem deh, kamu mah emang ga pernah bisa pisah sama kasur dan bantal." kesal Blaze sambil melempar adiknya itu dengan sebuah bantal sofa.

Frostfire menghela napas, "Kita udah ngelakuin hampir seluruh hal, bingung mau ngapain lagi."

"Gimana kalau kita kemah aja?" usul Taufan yang disambut cukup antusias oleh yang lain.

"WAH, IDE BAGUS! AYO KITA KEMAH!" teriak Blaze semangat.

Tubuh mereka semua yang awalnya lesu dan sayu itu tiba-tiba menjadi semangat, bahkan Ice sudah duduk dari tidurnya.

"Emangnya mau kemah kemana?" tanya Solar dengan cukup semangat.

Taufan menggeleng, "Ga tau, kalian ada pendapat?"

Halilintar menoleh, "Gimana kalau di hutan kota yang lama?" sarannya dengan spontan.

Gempa mengangguk dan menatap yang lain dengan girang, "Boleh juga saran kak Hali, katanya view disana bagus, terus hutannya juga bersih dan terawat, kayaknya bakalan seru."

"AKU SETUJUUU!" seru Thorn bersama Sori dengan kuat, duo pencinta alam itu pasti akan menyukainya, tentu saja.

"Kalau gitu, kalian semua siap-siap gih, kita langsung otw hari ini aja." ucap si sulung sambil melangkahkan kakinya menuju keluar rumah.

Yang lain sontak mengangguk penuh rasa semangat, meninggalkan Halilintar, Gempa dan Taufan disana.

"Kakak mau kemana?" tanya Gempa dengan manik emasnya yang menelisik.

"Mau cari van buat kita, ga mungkin kan tiga belas orang harus naik bus
semua? Yang ada uang kita bakal habis tengah jalan." jawab Halilintar.

Gempa terdiam memikirkan jawaban sang kakak, dipikirannya sekarang jawaban sang kakak sangat tidak logis, apa bedanya jika mereka menggunakan bus atau van? Sama saja, van juga harus disewa 'kan? Duh, Gempa jadi bingung dan pusing.

Taufan mengangguk dengan cepat sebanyak tiga kali, "Cari van yang murah ya? Tapi harus warna biru!" ucapnya semangat.

Halilintar menghela napas panjang, sementara Gempa langsung memukul kepala sang kakak dengan kuat, "Banyak mau, udah sana siap-siap." ucap Gempa dengan wajah kesal.

Elemental parents and fusion? [OG]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang