[7]

5K 253 1
                                        

WARNING 16+


"Perth?"

"Ah, Fourth. Maaf untuk waktu itu." Ucap Perth dengan nada datar.

"Baru meminta maaf setelah  sembuh?"

"Hm"

"Cih. Hanya untuk itu saja?, tidak berguna."

"Sialan kau, untung saja diriku masih mau meminta maaf kepada mu pengecut "

"Bangsat, kau sebut apa tadi"

Marah Fourth sambil menarik kerah baju Perth yang lebih tinggi darinya.

Gemini datang dengan jas yang menawan diwaktu yang tepat.

Namun, Perth menyadari itu segera memegang erat pinggang Fourth dengan tangan kirinya dan tangan kanan nya berusaha memegang tengkuk Fourth. Berusaha mencium leher yang lebih kecil itu.

"Bangsat! Lepaska—" Berontak Fourth.

Brukhhh

Melihat itu, Gemini langsung mendorong Perth dengan penuh emosi.

"Aih sat!"

Perth kembali terjatuh karna hantaman yang diberikan untuknya.

Tak ingin mencari kegaduhan lagi, Gemini langsung menarik tangan Fourth lalu membawanya pergi.

Dia berjalan cepat membuat Fourth harus sedikit berlari.

"Ai Gem, kamu mau apa?!"

"Gem! bagaimana dengan pestanya?!"

"Gem! sakit!"

Gemini membawa Fourth ke belakang sekolah lalu memojokkan tubuh kecil itu ketembok dan kedua tangan nya digengam erat kedinding.

"Apa kau ingin menjelaskan?, jangan buat aku menjadi kasar."

"A-ak-u"

"Sialan." Ucap Gemini melepaskan genggaman lalu membalikkan badannya, memunggungi Fourth.


Fourth hanya menunduk, ia berusaha menjelaskannya.

"Itu tidak seperti apa yang kau pikirkan..., dia tiba tiba memegang ku dan memaksa melakukan hal itu. Ak-ku sudah berusaha memberontak Tapi, dia lebih besar dariku"

Fourth mulai menjelaskan kejadian tadi sambil melihat punggung Gemini yang masih memunggungi nya.

Tubuh yang lebih besar itu membalikkan badannya, ia mendekat membuat Fourth semakin mendekatkan badan ke dinding.

Matanya datar sambil mendekat.
Dia melihat ada bercak merah dileher putih Fourth yang mengganggu pemandangan.

"Ap aku boleh menghapusnya?"

"Huh?"

Sial, Gemini sangat tampan jika dilihat dari dekat.

"Fourth."

Fourth panik dia hanya mengangguk sebagai jawaban.

Gemini mulai mendekati wajah Fourth, Bibir mereka mulai bertautan.
Saat mulut Fourth terbuka sedikit, ia langsung mengambil kesempatan menjelajah mulut Fourth.

Lumatan yang diberikan tidak tergesah gesah memberikan kenyamanan dan kenikmatan membuat Fourth hanyut dalam permainan nya dan mulai melingkar kan tangan nya ke leher sang dominan.

Ciuman Gemini mulai turun ke leher Fourth membersihkan leher yang telah diberi tanda oleh Perth.

"E-eungh, ggem"

Fourth tak kuat mendahan desahan kecilnya.

"g-gemhh, udah~"

"Eiiii!, Apa yang kalian lakukan sialan, dasar tak tau tempat"

Ucap Mark yang tiba tiba muncul, mengagetkan mereka berdua dan langsung melepaskan ciuman lalu berdiri seperti tak terjadi apa apa.

"Ayo cepat!!, pesta bersamanya segera dimulai!"


Mark meninggalkan tempat, kini hanya mereka berdua yang saling menatap.

"Ayo masuk"

Gemini tiba tiba menarik Fourth untuk mendekat lalu memegang pinggang dengan erat.

"Ayo"
Balas Gemini dengan datar.

Fourth binggung lalu hanya menurut dan mulai berjalan dengan tangan kekar yang memegang pinggang nya.







Kini mereka memasuki gedung itu lagi dan mengikuti acara perpisahan hingga selesai.

Kalau tanya Gemini mah gemi ngintilin Fourth terus kemanapun pergi wkwk.

"Shia, aku akan merindukanmu satt"

"Ahh kenapa kita harus berpisah sih"

Kini mereka saling berpelukan satu sama lain dan mengucapkan kata perpisahan.

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Namun Fourth berharap bertemunya dengan Gemini tidak akan ada perpisahan hingga maut memisahkan.

Begitu pun harapan yang ada dipikiran Gemini, ia hanya melihat kekasihnya yang sedang menangis dan berpelukan dengan teman temanya.

To be continued!
Vote & Comment biar semangat🔥

Mr.Cuekk!  [GeminiFourth]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang