Saat april sudah sampai didepan rumah ia melihat papa dan mamanya sedang menunggu dia sambil melempar kertas ulangan matematika
"Dasar anak bodoh"ucap papa April
"Kamu itu cuma beban di hidup saya dan istri saya bahkan saya berharap kalau kamu MATI secepatnya"
"Kenapa mama dan papa ga bisa menyayangi April seperti menyayangi kk Siska KENAPA MAMA "teriak April
PLAk
PLAK
Tamparan keras tepat di pipi kanan april dan sedikit mengeluarkan darah
Berani kamu berteriak didepan istri saya HAH
Jelas berbeda kamu dengan Siska Siska selalu membawa keberuntungan ga seperti kamu PEMBAWA SIAL ngerti
Sekarang ikut papa "ucap papa April sambil menarik rambut nya dengan kuat
"Shit sakit pap "ucap april menahan rasa sakit di rambutnya yg hampir sudah rontok berkali kali
Seakan papa yg tuli dan tidak mendengar suara April yg kesakitan, saat sudah sampai di depan pintu gudang papa April membuka pintu dan melempar April hingga kepala ya terkena dinding dan berdarah
BRAK
Awh sakit ucap april memegang kepala ya
Tanpa berfikir panjang papa April langsung melepaskan tali pinggang dan memulai memukul april tanpa belas kasihan
CATS
CATS
CATS
PLAk
BUGH
Tamparan dan pukulan membuat seluruh tubuh April luka dan memar dan membuat papa ya berkata
Anak bodoh seperti kamu tidak layak mendapatkan kasih sayang dari saya dan keluarga saya
Kamu hanya anak yg tak diinginkan
Kamu hanya beban
Dan kamu PEMBAWA SIAL
Setelah mengatakan itu papa April meninggalkan dia dan mengunci pintu gudang
Sedangkan April yg mendengar perkataan papanya membuat dia menangis dan berkata dalam hati
Kapan dunia adil terhadap diriku TUHAN aku hanya ingin mendapatkan kasih sayang hanya itu saja ...Setelah mengatakan itu April pingsan dengan tubuh pucat dan memar

KAMU SEDANG MEMBACA
"Luka Anak Terakhir "
Teen Fiction"berisik yg hujan gak seberisik manusia " Aprilia " Dimana rumah untuk aku pulang " " Segala luka sudah aku rasakan tapi kapan segala kebahagiaan datang " " Jangan lupa untuk menjadi rumah untuk diri sendiri "