Bab 6

25 2 0
                                    

Saat april sudah sampai didepan rumah ia melihat  papa dan mamanya sedang menunggu dia sambil melempar kertas ulangan matematika

"Dasar anak bodoh"ucap papa April

"Kamu itu cuma beban di hidup saya dan istri saya bahkan saya berharap kalau kamu MATI secepatnya"

"Kenapa mama dan papa ga bisa menyayangi April seperti menyayangi kk Siska KENAPA MAMA "teriak April

PLAk

PLAK

Tamparan keras tepat di pipi kanan april dan sedikit mengeluarkan darah

Berani kamu berteriak didepan istri saya HAH

Jelas berbeda kamu dengan Siska Siska selalu membawa keberuntungan ga seperti kamu PEMBAWA SIAL ngerti

Sekarang ikut papa  "ucap papa April sambil menarik rambut nya dengan kuat

"Shit sakit pap "ucap april menahan rasa sakit di rambutnya yg hampir sudah rontok berkali kali

Seakan papa yg tuli dan tidak mendengar suara April yg kesakitan, saat sudah sampai di depan pintu gudang papa April membuka pintu dan  melempar April hingga kepala ya terkena dinding dan berdarah

BRAK

Awh sakit ucap april memegang kepala ya

Tanpa berfikir panjang papa April langsung melepaskan tali pinggang dan  memulai memukul april tanpa belas kasihan

CATS

CATS

CATS

PLAk

BUGH

Tamparan dan pukulan membuat seluruh tubuh April luka dan memar  dan membuat papa ya berkata

Anak bodoh seperti kamu tidak layak mendapatkan kasih sayang dari saya dan keluarga saya

Kamu hanya anak yg tak diinginkan

Kamu hanya beban

Dan kamu PEMBAWA SIAL

Setelah mengatakan itu papa April meninggalkan dia dan mengunci pintu gudang

Sedangkan April yg mendengar perkataan papanya membuat dia menangis dan berkata dalam hati
Kapan dunia adil terhadap diriku TUHAN  aku hanya ingin mendapatkan kasih sayang hanya itu saja ...

Setelah mengatakan itu April pingsan dengan tubuh pucat dan memar

"Luka Anak Terakhir "Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang