bab 24

1.1K 59 0
                                        

Karena perpisahan akan di laksanakan besok semua murid dan guru guru mempersiapkan untuk acara penting itu.adel tidak pulang bersama ashel karena ashel pergi ke rumah indah karena ashel tidak pulang bersamanya adek memutuskan untuk ke rumah mama nya untuk sekedar mengecek keadaan mama nya namun, setelah adel sudah berada di rumah shani dia tidak melihat shani di kamar nya

adel langsung menghubungi brando yang pasti tau mama nya di mana,

"om mama dimana" ucap adel di tlpn

"bos shani di rumah sakit del.. "

mendengar mama nya di rumah sakit adel langsung menuju ke rumah sakit yang di beri tahu oleh brando.adel mencari ruangan yang dia cari dan akhirnya ketemu
adel terdiam melihat mama nya terbaring lemas dengan selang oksigen yang ada di hidungnya

adel sedikit mengeluarkan air matanya lalu menghampiri shani yang sedang tertidur lemas di kasur.adel memengang tangan mama nya memperhatikan wajah shani yang sangat pucat dan tangan yang dingin

shani bangun dan melihat di samping nya ada adel yang sedang memperhatikan nya "del.. Kamu ngapain ke sini bukan seharusnya kamu mempersiapkan untuk besok"

adel mengusap air mata yang berjalan di pipinya " adel bisa ngurus itu nanti malem mah, mah kenapa mama ga bilang kalau masuk rumah sakit kan biar adel yang anter mah"

shani tersenyum melihat raut wajah adel yang sangat khwatir dengan nya "gpp kata dokter juga sore mama udah bisa pulang "

"pulang??? mama masih belum sehat juga"

"del.. Mama pulang biar bisa liat kamu kelulusan bareng istri kamu del"

adel menghela nafas "mah gaperlu mama istirahat aja".

pagi hari di sekolah semua murid dan orang tua berkumpul di gedung sekolah, termasuk adel dan ashel.
acara berlangsung sangat meriah sambil melihat kembali siswa siswi saat pertama kalinya masuk sma.
di akhir pengujung acara semua murid berterima kasih kepada guru karena sudah mengajarnya selama ini

adel terheran-heran dengan teman temanya yang biasanya suka tertawa, ceria dan jarang sekali menangis, mereka malah menangis ketika menyalami semua guru
adel sebenarnya ingin tertawa tapi dia harus menahannya karena ini acara penting.

Saat acara sudah selesai keluarga adel dan ashel berkumpul di parkiran untuk berpamitan

"Happy happy terus ya kalian jangan sering berantem" ucap anin pada adel

adel hanya tertawa sambil mengaruk garuk kepalanya" Hhhe iya ga bakal ko"

"yaudah ya pak cio, sisca, ashel mama pulang dulu banyak kerjaan" ucap anin sedikit tertawa

"iya hati hati nin" ucap sisca

"adel, ashel kamu mau pulang sama siapa" tanya gracio

"aku nanti aja lagian aku bawa mobil sendiri" jawab adel

"aku juga pa, aku mau ngumpul dulu sama temen temen"

gracio dan sisca memutuskan untuk pulang duluan dan membiarkan anak anak nya berkumpul bersama teman temanya. saat adel ingin menghampiri teman temanya malah sebaliknya teman teman yang lain malah menghampiri adel dan ashel

"Buset temen gua cakep amat ya" ucap Katrin pada ashel

ashel tersenyum malu

"del kita semua bakal satu kampus, jadi ga bakal kita pisah" ucap oniel

adel terkejut dan senang karena tidak akan berpisah ssma teman teman nya" Widih bagus lah"

"iy del biar kita ga ada yang namanya asing sama temen sma" ucap olla

RUANG RINDU {DELSHEL}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang