adel menatap ashel menunggu jawaban ashel apa dia akan berbohong padanya, adel hanya ingin memastikan jika ashel benar-benar berbohong pada nya adel akan tidak segan segan menujukan surat perceraiannya pada mommy nya
"Aku pulang naik ojek online" ucap ashel terbata bata
"shel.. kalau aku ceraiin kamu, kamu bakal senang atau sedih? " tanya adel menatap wajah ashel sangat serius
"del..kenapa kamu ngomong kaya gitu"
"aku ga akan segan segan ceraikan kamu di depan mama kamu kalau kamu terus bohong sama aku" ucap adel menujukan surat cerai nya
adel pergi meninggalkan ashel yang masih di ruang tamu.adel langsung pergi tidur setelah mandi namun tidak tidur di kasur melainkan di sofa.ashel melihat adel yang tidur di sofa melihat seberapa kecewanya adel pada dirinya, sejujurnya ashel sangat tidak apa apa jika adel menceraikan nya karena sejak dari awal ashel hanya menganggap adel sebagai teman bisa
namun siapa yang tidak tekejut keluarga mereka tiba tiba menjodohkan mereka hanya karena masalah perusahaan dan sejak dari awal ashel lebih tertarik dengan zee dari pada adel yang sangat cuek, ashel mencoba untuk mempertahankan pernikahannya namun tidak bisa, dia sudah melihat bahwa dirinya sendiri tidak sepenuhnya memiliki perasaan pada adel
sebaliknya adel sudah menyukai ashel sejak pertama kali bertemu namun sayangnya itu hanya adel tidak untuk ashel yang hanya menganggap nya teman dekat seperti yang lain namun, itu hanya sesaat setelah adel mengetahui ashel lebih menyukai zee adel mencoba untuk tidak mengganggu nya tapi sayang nya orang tua mereka yang kembali mendekatan mereka berdua.
pagi hari adel dan ashel sudah siap untuk berangkat ke kampus. setelah sampai kampus mereka berpisah karena berbeda kelas ashel bersama indah, katrin, zee sedangkan adel bersama teman-teman yang lainya.adel langsung duduk di bangku sambil menunggu teman teman nya yang belum datang
saat semua teman teman nya sudah pada datang begitu pun dengan dosen yang datang setelah oniel dkk datang.
ashel sedang fokus pada penjelasan dosen namun sesuatu benda mengenai kepalanya dan ashel langsung membuka yang ternyata itu kertas yang di lempar dan isi kertas nya " pulang kuliah sama aku ya" isi kertas itu yang ternyata dari zee
ashel menggeleng geleng pada zee yang dari awal sedang memperhatikan nya tentu saja ashel menolak karena ada adel ashel tidak ingin adel tahu jika dirinya masih berhubungan dengan zee.
karena hanya ada satu pembelajaran adel lebih cepat keluar kelas begitu pun dengan kelas yang lain, karena baru beebrapa hari mereka masuk kuliah jadi belum di kasih tugas yang begitu berat.
"del abis ini lu mau ke mana" tanya oniel di parkiran
"ga ke mana mana sih lagi pula tugas perusahaan ga sepenuhnya di kasih ke gua jadi masih bisa lah pergi ke mana mana" ucap adel
"tapi lu ga ada niat buat ajak kita main gitu ke rumah lu gitu udah lama loh" ucap lulu
"gak bisa gua kalo kalian mau ke rumah ke rumah aja tapi sama si ashel, gua mau ngurusin sesuatu"
"ngurusin apa del, ngurusin surat perceraian lu sama si ashel ya" ucap olla mengarah ke ashel
"olla mulut luh" ucap mira
"oh ya del, malem lu sibuk ga kalo ga sibuk ayolah kita main" tanya oniel pada adel
"sampai malam gua sibuk niel, paling besok baru bisa"
"del kamu sibuk ya di kantor aku ikut ya" ujar ashel pada adel
"orang sibuk malah ngintil" sindir olla pada ashel
KAMU SEDANG MEMBACA
RUANG RINDU {DELSHEL}
Fanficnyatanya kebahagiaan hanya datang sebentar dan tidak selalu bisa kita dapat -
