HAIII SEMUAA aku zoe, maafin aku yang baru up lagi pleasee t_______t aku bener bener lupa aku pernah ngetik cerita ini, di tambah udah kelas akhir gini.. jujur aku KAGET BANGET ternyata udah setahun gak aku lanjut???!!!!??? semoga kalian gak lupa alurnya atau bisa baca lagi dari awal kalo emang lupa, maafkan aku! tapi aku usahain bakal rajin up setelah uas yaa ((karna libur hohoho))
hope you enjoyy guyss :bbb
jangan lupa vote dan follow akuu yaa, papay!!
—————
pippp pipp pippp!
mendengar suara alarm itu akhirnya Haechan merenguh, sekedar untuk merilekskan seluruh otot tubuhnya. pagi yang cerah di hari Sabtu, ia sangat suka hari ini. hari favoritenya karna di hari ini Haechan tidak perlu pergi ke kantor. meskipun ia memiliki kerjaan di bar nya pada malam hari, namun mengisi waktu liburnya dengan hal hal berguna juga sangat menyenangkan baginya.
pada pagi Sabtu ini Haechan berencana ingin berolahraga, sekedar joging pagi mengelilingi kompleksnya saja. setelah berpamitan dengan orang tuanya, akhirnya Haechan memulai jogingnya. hanya menggunakan kaos tipis dan juga celana pendeknya itu, tak lupa dengan botol minum yang selalu ia pegang.
setelah 15 menit ia berlari sambil mendengarkan music tiba tiba hp di kantongnya bergetar membuat sang pemilik HP mau tak mau melirik ke arah HP-nya
call from "kak Mark" incoming..
setelah melihat itu, Haechan kebingungan. namun tak lama ia mengetuk earphone nya sebanyak dua kali membuat telfon itu terjawab
"halo Haechan?" ucap kak Marknya di seberang, mendengar suaranya Haechan tau bahwa Mark pasti baru saja bangun
"iya kak?" jawab Haechan, suaranya sedikit bergetar dan terdengar banyak hembusan nafas.
Mark cukup terkejut akhirnya bertanya "lagi olahraga ya?" tanya Mark
"iya kak, lagi joging aja di taman komplek. kenapa kakak telfon pagi pagi gini?"
"oh itu, kakak mau ngasih tau. tadi mamah sempet bilang kalo mau ngajak Haechan makan malam di rumah bisa? kata mamah pengen ngomongin soal kita juga" ucap Mark dengan lembut
"bisa kak! tapi mungkin Haechan izin dulu di bar karna ada kerjaan disana, jadi selesai shift Haechan mungkin baru bisa kesana gapapa?"
"boleh Haechan, nanti kakak jemput mau?"
"gak perlu kak, bisa sendiri kok"
"iya udah kalo gitu, kalo Haechan butuh jemputan langsung telfon kakak aja ya nanti? semangat jogingnya.. maaf kalo kakak ganggu"
"ga ganggu sama sekali kak Mark, Haechan ga masalah kok. makasi semangatnya. semangat juga buat kakak ya" ucap Haechan yang beberapa detik kemudian memencet tombol merah dan akhirnya panggilanpun di matikan.
Haechan sontak terdiam dalam lamunannya, Haechan tidak bodoh. mamah Mark ingin berbicara dengannya pasti karna acara pertunangannya, kemungkinan paling Haechan pikirkan sepertinya mamah Mark ada rencana ingin mempercepat acaranya.
Haechan akhirnya duduk di pinggir taman, ia merasa bahwa jogingnya cukup karna sudah berputar belasan kali. keringat mengucur dari lehernya, ia menyapu keringat yang berada di pelipisnya serta di lehernya hanya dengan tangannya. ia berpikir banyak kemungkinan di kepalanya. dari yang paling buruk.. sampai yang baik—meskipun di pikirannya lebih banyak hal buruknya. ia memenjamkan sejenak matanya, ia bertanya kepada hatinya mau bagaimana setelah ini?
menurut Haechan, jika memikirkannya pikiran yang membuatnya bingung cukup ikuti apa hatinya mau
karna hatinya tidak akan salah, semoga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Everything [ MARKHYUCK ]
Fanfic"Beda sama kakak, emangnya kakak gak jijik sama orang yang kerjanya racik alkohol kaya Haechan ini??" "tidak sama sekali. lagipun kalau kamu memang ada alasan untuk tidak menerima perjodohan ini aku juga punya alasan untuk menerimanya, Seo Haechan."...
![Everything [ MARKHYUCK ]](https://img.wattpad.com/cover/293974860-64-k640201.jpg)