Jalan pintas

221 17 2
                                    

Haii kita bertemu kembali ^^

Happy reading ❤️

✨✨

Kini livy pun sudah sampai di sekolah nya namun seperti dugaan livy, gerbang sekolah ternyata sudah di tutup

"Aihh gimana ini gerbang nya udah di tutup, apa gue minta pak dadang buat bukain aja ya?" Ucap livy sambil berjalan ke arah post penjaga gerbang sekolah

"Permisi pak" ucap livy kepada penjaga gerbang tersebut

"Iya, eh ada neng liv-liv, kenapa neng? Pasti mau minta di bukain kan gerbang nya" ucap pak dadang

"Eh si bapak tau aja, tolong bukain dong pak" ucap livy

"Waduhh gimana ya neng, saya takut kena marah nanti" ucap pak dadang

"Aelah pak ga bakal ketauan ini, mumpung lagi sepi ini pak" ucap livy sambil merayu penjaga gerbang tersebut

"Maaf neng saya ga berani, tapi kalo neng livy mau masuk ya harus nunggu anggota osis kesini" ucap pak dadang

"Yaudah deh pak saya nunggu aja" ucap livy sambil pura' memasang wajah sedih nya

Siapa sangka ternyata livy saat ini sedang memikirkan rencana nya masuk ke dalam sekolah tanpa ketahuan kalau di terlambat

"Enak aja gue di suruh nungguin si osis jahanam itu kesini, yang ada gue di hukum  karena terlambat lagi" ucap livy pada dirinya sendiri

"Kek nya gue harus lewat jalan pintas deh buat masuk ke sekolah, tapi gimana sama motor gue ya? Oiya gue titipin aja di warung mbok marni" ucap livy

Kini livy pun sudah menitipkan motornya di warung yang ada di dekat sekolah nya itu, kini tinggal livy menjalankan aksinya

"Okeh sipp, motor udah aman jadi tinggal jalanin misa aja" ucap livy

Rencana yang di maksud livy itu adalah dia akan masuk ke dalam sekolah tanpa ketahuan oleh ketos yg galak itu dengan cara memanjat tembok sekolah

"Harusnya sih bisa ya manjat tembok gini mah, untung aja ini hari rabu jadinya kan pake baju olahraga" ucap livy

Kini livy pun telah berhasil manjat tembok tersebut namun livy masih ragu untuk melompat dari tembok tersebut

"Anjirr gimana ini, apa gue langsung lompat aja yaa? Tapi kalo misalnya gua lompat terus ga selamet gimana" ucap livy

Dan tanpa livi sadari ternyata ada seseorang yang memerhatikan nya sedari tadi

"Dahlahh mending lompat aja keburu ketauan sama ketos itu" ucap nya

Dan tiba-tiba

Bruk!!

"Aww anjirr sakit banget kaki gue" kini livy sudah berhasil lompat dari tembok tersebut namun sepertinya kakinya terkilir

Dan posisi livy saat ini sedang terduduk di atas tanah sambil memegang kaki nya yang terkilir

Namun tiba-tiba terdengar suara seseorang yang sedang berdeham

"Ekhem"

Livy yang mendengar itu pun langsung mendongak ke atas, saat livy mendongak kan kepalanya ke atas sebetapa terkejutnya dia ternyata yang memergoki nya adalah ketos galak itu

'mampuss guee, kok bisa ada dia sih sini tau dari mana cobak dia' ucap livy sambil membatin

"H-hai pak ketos" ucap livy sambil terbata-bata karna gugup

"Udah manjat nya?" Tanya alaska dengan suara berat nya dan jangan lupa dia tetap setia memasang wajah datar nya itu

"Y-ya cobak lo liat" ucap livy

"Karna lo udah telat dan melanggar peraturan sekolah, lo di hukum" ucap alaska dengan datar

"Aelahh kali' napa jangan hukum gue" ucap livy

"Ga bisa, lo tetap di hukum dan hukuman buat lo itu bersihin gudang sekolah sampai jam istirahat" ucap alaska

"Heh gilaa loo, ga ga mau gue" ucap livy sambil menatap tajam alaska

"Kalo lo nolak, lo bakal dapet tambahan hukuman gimana, Hmm?" Ucap alaska sambil mengangkat satu alisnya

"Ehh engga' gue cuma bercanda aja tadi" ucap livy

'hadeh dari pada nanti hukumannya makin bertambah mending gue bersihin gudang aja' ucap livy sambil membatin

Kini livy pun sudah berdiri dari tempat dimana dia terjatuh tadi, kan rasa sakit di kakinya masih terasa, dan kini livy pun sudah berjalan lebih dahulu dari pada alaska

Sedari tadi alaska yang berada di belakang livy pun menyadari bahwa cara jalan livy yang sedikit berbeda dan alaska pun menyadari bahwa kaki livy kini terkilir

"Berhenti!" Ucap alaska kepada livy

"Kenapa lagi sih" tanya livy

"Duduk" ucap alaska

"Hah?" Ucap livy yang tidak mengerti

"Lo duduk cepet" ucap alaska

Tanpa berkomentar livy pun langsung duduk di depan gudang tersebut

"Selonjorin kaki lo" ucap alaska datar

Dan livy pun langsung menyelonjorkan kaki nya

Alaska pun langsung memegang kaki livy yang terkilir itu dan langsung mengurutnya

"Aaww sakitt" ucap livy

"Sebentar" ucap alaska yang masih mengurut kaki livy

"Cobak gerakin kaki lo, gimana rasanya" tanya alaska

"Udah ga seberapa sakit lagi sihh, makasih ya" ucap livy kepada

"Hm"

Dan kini livy pun langsung membersihkan gudang sekolah nya, namun belum ada 15 menit tiba-tiba saja kepala livy pusing

'duhh kok kepala gue pusing gini ya, pasti gara' ga sarapan tadi' ucap livy sambil membatin

Dan tiba-tiba pandangan mata livy kini kunang' dan musai hilang keseimbangan nya

Alaska yang menyadari itu pun langsung menghampiri livy namun belum sempat ia mengatakan sesuatu tiba-tiba saja livy pingsan dan untungnya alaska langsung menangkap nya

Bruk!!

🌷🌷🌷

Sampai di sini dulu yaa^^

Maaf kalo ada kata' yang typo

Terimakasih yang sudah membaca sampai ketemu di lain waktu babayy❤️





Ketos Galak Itu Milikku Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang