~Happy Reading~
6 bulan berlalu, namun zeano masih enggan membuka matanya. gavin pun mengalami perubahan yang sangat drastis pada fisiknya, bahkan tak jarang gavin berjaga pada malam hari dan ditemani dengan air mata yang menetes deras
"sayangg, ngga bosen tidur mulu, kamu udah bolos berapa bulan coba, kamu ngga takut nilai kamu anjlok" monolog gavin dengan tak henti-hentinya mengusap tangan serta mengecup kening zeano
gavin sudah kelas 12, namun karena dirinya yang terus-menerus memikirkan zeano, itu sangat berpengaruh pada nilainya..bahkan tak jarang gavin mendapatkan nilai yang rendah
"aku selalu disini nunggu kamu sayang, week up please.. i miss you, dokter pernah bilang kamu koma nya ngga akan lama, dokter pikir 6 bulan ngga lama apa sayang, mommy sama daddy kamu juga udah balik lagi buat bisnis mereka, tapi mereka belum sempet liat kamu bangun, kamu ngga kangen mereka" gavin menatap zeano dalam, sosok yang sangat ia rindukan sepertinya sudah memiliki teman baru di alam mimpinya
ceklek
"Gavin sayang, makan dulu udah malam nak, gantian mama yang jaga zeano" panggil cindy yang hanya dibalas gelengan lemah oleh gavin
cindy mendekat dan mengusap punggung anaknya itu "Zeano nanti sedih dong, kalau liat kamu kurus begini, liat tuh mata panda kamu hmm.. setidaknya kamu makan walau cuma beberapa sendok aja, kamu pulang sekolah langsung ke sini, pasti belum makan kan?" lagi-lagi gavin hanya menggeleng, cindy mengusap rambut sang anak dan tersenyum lembut
"ayok bangun,ke bawah ya.. makan dulu" bukannya bangun, gavin justru menatap cindy dengan mata yang sedikit basah
"maa, kalo aku lagi makan terus tiba-tiba zeano bangun gimana ma, aku mau yang pertama dia liat pas dia bangun itu aku" gavin kembali menunduk dan mengusap tangan zeano
"terus kamu mau buat zeano sedih, karna tau kamu belum makan gitu.. nanti kalo kamu telat makan terus sakit, yang gantian jaga zeano siapa" gavin masih terdiam, namun beberapa saat kemudian dia bangun dan keluar dari ruangan zeano
Cindy menggantikan gavin duduk di kursi sebelah ranjang zeano "bangun dong sayang, gavin udah kaya orang gila tuh" cindy menatap sendu zeano
🍒🍒🍒
pagi ini adalah hari minggu, sudah menjadi kebiasaan bagi pasangan lio el untuk berkeliling tempat wisata yang lio inginkan. namun laki-laki manis itu sedang berada di mood yang buruk
lio sedang duduk di sofa dengan menggunakan celana pendek dengan kaos tipis. walau tipis, itu tak mengurangi rasa panas yang ada dalam dirinya (hatinya), bahkan kini sudah naik ke ubun-ubun
"sial!" lio menggeram pelan, ia meremat ponselnya cukup kuat saat melihat postingan ig gavin yang menampilkan foto zeano yang sedang terbaring di rumah sakit dengan caption love merah
"akh sialan lo" lio masih memandang tak suka pada ponselnya
"siapa yang sialan" tubuh lio menegang saat mendengar suara yang terkesan dingin di belakangnya, dengan cepat lio memasukkan kembali ponselnya kedalam sakunya
"b-bukan siapa-siapa kok" lio panik, sangat. ini baru 1 bulan semenjak ia di bebaskan dari segala hukuman² yang el berikan selama 5 bulan ini, jangan sampai ia kembali dikurung oleh el karena ketahuan melihat-lihat ig gavin
el menaikkan 1 alisnya " nge-stalk ig gavin?"
lio dengan buru² menggeleng cepat dan langsung berlari memeluk el "engga, gw- ngga gitu kok el, ng-ngapain gw masih kepoin gavin, kan gw cintanya sama lo" lio mengeratkan pelukannya namun tak mendapat balasan sama sekali dari el
cupp
lio mengecup sudut bibir el dan tersenyum meyakinkan 'bisa gawat kalo el tau gw masih suka kepoin gavin, gw gamau harus dikurung lagi'
"lepas, gw mau keluar" el mencoba menyingkirkan tangan lio yang memeluknya
"iku-"
"ga!"
lio mengerucutkan bibirnya kesal saat mendengar jawaban el
"kenapa el, biasanya juga kita pergi bareng"
"ngga boleh"
"ikut yah?"
"ngga"
"pliss, yahh ikut yah ik-"
"nurut bisa!" El menaikkan nada bicaranya membuat lio langsung menciut
"o-oke tapi lo mau ke mana dulu" lio masih menunduk karna takut menatap el
"bikin gavin makin frustasi" setelah mengatakan itu tanpa berlama-lama, el keluar dari rumahnya dan melajukan motonya entah kemana
"hah? maksudnya"
🍒🍒🍒
sudah seperti biasanya, dan seperti sudah menjadi kewajiban bagi gavin untuk merawat zeano apalagi saat hari minggu, gavin selalu menyuruh cindy untuk pulang dan mengatakan dia sendiri bisa menjaga zeano, awalnya cindy menolak, namun akhirnya ia mau pulang saat hari minggu dan membiarkan gavin sendiri yang akan menjaga zeano
cekrekk
gavin terkekeh melihat hasil jepretannya dan mengunggah postingan di instagram nya, selama 6 bulan ini, instagram nya selalu saja ia gunakan untuk memposting foto zeano yang hanya tidur saja, tidak ada postingan lainnya, ia suka mengunggah apapun tentang zeano, tapi untuk saat ini, hanya zeano yang sedang tertidur saja.
"kamu manis banget sayang, kapan bangun hmm?"
kruyukkk~
"duh perut gw bunyi ck, sayangg aku cari makan dulu ya bentar aja kok, nanti aku bawa masuk makanannya tunggu sini ya"gavin mengecup kening zeano penuh sayang.
berhubung lapar, akhirnya gavin memutuskan untuk keluar mencari makan, akhir² ini nafsu makannya bertambah drastis
keluarnya gavin dari ruangan zeano mengakibatkan masuknya hama yang siap menjadi penyakit bagi siapapun yang ada di sekitarnya, dia mendekati zeano dan mengusap masker oksigen yang terpasang rapi di wajah zeano
"byee zeano" dia melepaskan masker oksigen dari wajah zeano sehingga membuat zeano kesulitan bernafas, dia mengeluarkan smirk nya kemudian berjalan keluar dari ruangan zeano
sementara itu disisi lain gavin yang hendak menyiapkan uang untuk ia gunakan membeli makanan pun menepuk jidatnya sendiri
"gimana mau makan? dompet gw ketinggalan"Gavin terkekeh
akhirnya gavin berbalik arah menuju ruangan zeano, namun di tengah perjalanannya, ia tak sengaja menyenggol bahu seseorang yang penampilannya sangat tertutup. celana panjang, sneakers, topi, hoodie, masker, dan yang terakhir kacamata, gavin sedikit mengernyit heran sesaat setelah orang itu berlalu
"panas-panas gini pakainya tertutup banget, gak panas apa" gavin hanya mengedikkan bahunya kemudian lanjut berjalan dengan santai
sesampainya di depan pintu ruang rawat zeano, gavin membolakan matanya sangat terkejut saat melihat melalui kaca jendela, dengan tergesa-gesa gavin mendorong pintu ruangan zeano sehingga menyebabkan suara benturan antara pintu dengan dinding yang cukup keras
brakk!!
"ZEAN!!"
Tbc...
author udah ngilang berapa abad nih? masa ngga ada yang nyariin sih hummpp
janlup votmen yaahh... rorr🦖🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath Obsession💦
OverigKisah seorang pemuda yang terobsesi dengan seorang pemuda manis yang sangat menarik perhatiannya (Ini cerita Bl)
