30. Lagi dan lagi

792 35 4
                                        


~Happy Reading~

Sudah 3 hari ini Gavin bolak-balik mengunjungi rumah Zeano yang masih tak kunjung memaafkannya. Ingin meminta maaf di sekolah pun tak mungkin, zeano juga sudah 3 hari ini tidak masuk sekolah dengan keterangan sakit

Kenny dan jake sudah berkali-kali merayu Zeano agar mau menemui Gavin saat sedang berkunjung, namun percuma. Zeano tak sedikitpun berubah pikiran dan mau menemui Gavin

Sore ini Gavin sudah siap dengan pakaian rapi berdiri tegak di depan rumah Zeano, menunggu sang tuan rumah membukakan pintu untuknya

"Eh Gavin? sini masuk dulu dan ini-" Kenny menyerahkan duplikat kunci kamar milik zeano

"Tante.. ini?"

"Ini duplikat kunci kamar zeano, kemaren Tante baru kepikiran bikin duplikatnya, ngga papa masuk aja. Dibicarakan baik-baik ya sayang" Gavin merasa terharu, calon mertuanya memang sangat baik

"Makasih tante, Gavin masuk dulu ya" Kenny hanya menanggapi dengan anggukan kecil juga senyuman tipis

Gavin dengan semangat menaiki tangga untuk menemui kekasihnya yang masih merajuk padanya

Ceklek

Dapat Gavin lihat, Zeano tengah duduk termenung di balkon kamarnya, memandang kosong ke depan tanpa menyadari ada manusia lain di kamarnya selain Zeano

"Zeano..." Panggil Gavin sangat lembut

Zeano terlonjak dan langsung menoleh, terlihat jelas raut wajah terkejut Zeano "Sayang?" Panggil gavin lagi namun tak di hiraukan oleh Zeano yang kembali memandang ke arah langit sore yang berwarna jingga

Gavin mendekat ke arah zeano hingga posisi mereka bersebelahan di balkon. Gavin menatap Zeano sebentar lalu memilih berlutut di depan zeano

"Zee tolong maafin gw hmm? Jangan gini, kita selesaiin masalah kita baik-baik ya, coba lo ngomong sama gw apa yang bikin lo ngga bisa maafin gw" lagi-lagi Gavin menggunakan suara lembutnya, terdengar jelas bagaimana tulusnya Gavin bahkan hanya dari suaranya

Zeano menghela nafas, ia juga bingung. Tak seharusnya ia berlama-lama marah kepada Gavin karena masalah sepele, kekanakan sekali. Tapi zeano masih sakit hati akan hari itu

"Lo selingkuh vin, lo tau kan hal yang paling ngga gw suka bahkan benci itu selingkuh, gw udah nyoba sabar tapi lama-lama gw muak Vin. Gw muak buat terus-terusan sabar" Gavin berdiri dan merengkuh tubuh Zeano untuk dipeluknya erat-erat

"Gw ngga selingkuh sayang, maaf. Maafin gw yang udah bodoh banget ngga bisa jaga perasaan lo, maafin gw yang apa-apanya ngga dipikir dulu, maafin gw yang udah bikin lo sakit hati, maafin gw sayang.. maafin gw" Zeano ingin menangis tapi tak ada air mata yang keluar

"Entahlah Vin, lo udah rusak kepercayaan gw, tolong kasih gw waktu buat bisa percaya sama lo lagi kaya dulu" Kini giliran Gavin yang menghela nafas, kali ini ia benar-benar melakukan kesalahan yang besar

"Iya sayang, gw bakal tunggu lo sampe percaya lagi sama gw, gw janji ngga bakal rusak kepercayaan lo lagi Zee" Zeano mengangguk dan mengulas senyuman tipis.

"Gw mohon jangan rusak kepercayaan gw lagi Vin, kesempatan lo cuma 1 kali lagi. Setelahnya jangan harap lo bakal dapet kesempatan lagi. Secinta apa pun gw sama lo, itu ngga akan bisa ngalahin pendirian gw. Sekali lo kecewain gw, maka jangan harap lo bisa kembali sama gw" Gavin beberapa kali kesulitan menelan ludahnya mendengar ucapan Zeano

Bukan ia berniat ingin mengkhianati Zeano, tapi ia takut semisal sewaktu-waktu zeano salah paham dengannya dan membuat keputusan tanpa memastikan kebenarannya

Psychopath Obsession💦Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang