Part 20

11.5K 507 115
                                        


Happy reading














Sekarang Zein sedang berada di Taman Zek dan Poka

"Zek Poka bagaimana jika kejadian seperti dulu terjadi lagi?"tanya Zein kepada kedua hewan peliharaan nya

Zek dan poka sedang tiduran , Zek berada di Sisi Kanan Zein sementara Poka berada di Sisi kiri Zein

"Aummm"auman Zek

"Yah Kalian tahu tidak abang....mereka sekali sibuk, makanya aku selalu bermain bersama kalian"curhat Zein

Lalu Zein teringat sesuatu, Zein ingat bahwa dia mau beli Es krim

"Zek, Poka kalian tunggu sini yah.....aku mau beli es krim dulu ya"pamit Zein

"Aummmmm" Zek dan Poka seakan tak mengizinkan  Zein pergi karena mereka merasakan sesuatu yg buruk terjadi jika Zein pergi

Zein yg tahu bahwa Zek dan Poka khawatir terhadap diri nya pun tersenyum

"Tenang saja aku akan baik-baik saja"ucap Zein

Lalu dia pergi ke Supermarket untuk membeli Es krim

*******

Setelah selesai membeli Es krim Zein duduk di Kursi yg tak jauh dari Supermarket

"Emm....enak nya Es krim ini"ucap Zein

Zein sedari tadi menunggu Supir nya yg kata nya pergi kepasar untuk membeli pesanan Rianti

Lalu tiba-tiba ada yg membekap Mulut Zein dengan Sarung tangan yg ternyata Sarung tangan tersebut sudah dikasih obat tidur

Lalu Zein pun pingsan,dan orang yg membekap mulut zein tadi pun membawa Tubuh Zein ke dalam Mobil yg tak jauh dari mereka

"Bos tugas kami berhasil"ucap orang tersebut sambil menelpon seseorang yg dia panggil 'Bos'

"Bagus Sekarang bawa dia ke Tempat yg ku bilang tadi"ucap orang yg diseberang

"Baik bos"ucap orang tadi

Tut

"Cepat ke Alamat yg sudah bos kasih tahu"ucap orang itu kepada bawahan nya

"Baiklah"

Mobil mereka pun pergi dari sana,tanpa mereka sadari,ada CCTV yg merekam kejadian tersebut
.

.

Di Rumah Keluarga Wijaya,mereka sedang cemas karena Zein belum pulang, bahkan Ryan dan sang istri pun ada di sana karena mencemaskan Zein,tak hanya itu Arsa dan Vano pun ada disana. Jika kalian bertanya Aldo dan Reza kedua nya tengah berada di Paris karena misi dari Arsa. Vano maupun Arsa tak memberi tahu Aldo dan Reza karena tak ingin membuat mereka berdua khawatir

"Pah Zein dimana ya pah hiks kenapa dia belum pulang juga"tangis Rianti mengkhawatir kan sang anak karena belum pulang

"Tenang mah.... berdoa kepada tuhan semoga Zein baik-baik saja"ucap Daren sambil memeluk sang istri

"Apakah tadi Zein berkata kemana dia akan pergi?"tanya Vano dia sangat khawatir karena sang adik belum pulang

"Tidak..... dia tidak mengatakan apa pun"ucap Satria lesu

"Tenang...saya sudah mengerahkan anak buah saya untuk mencari Zein"ucap Arsa datar tapi dia juga khawatir

Tiba-tiba datang seseorang yg diketahui adalah anak buah Arsa

"Bagaimana kau sudah tahu dimana Zein?"tanya Arsa

"Belum bos tapi coba bos lihat ini"ucap sang anak buah lalu dia menyodorkan laptop kepada Arsa

Mereka semua pun melihat ke laptop tersebut,dan Alangkah terkejut nya mereka saat melihat di sana Zein dibawa oleh dua orang asing menggunakan mobil

Arsa, Vano,Ryan,twins R,dan satria Langsung mengeraskan rahang mereka saat melihat orang asing dengan berani nya menyentuh adik mereka apalagi niat mereka jahat kepada sang adik,mereka bersumpah akan membunuh Orang itu dengan sangat sadis

Deren maupun Rianti Langsung khawatir terhadap anak  mereka,Daren pun menyuruh anak buah nya untuk mencari Zein

"CEPAT KALIAN CARI PUTRA SAYA,CARI KEMANA SAJA YANG PENTING KALIAN TAHU LOKASI PUTRA SAYA!!"Bentak Daren marah

Anak buah Daren yg melihat bos nya marah pun bergegas mencari Zein

"Vano ikut aku....kita harus mencari Zein"ucap Arsa,lalu mereka berdua bergegas pergi dari kediaman Wijaya

"Raka Raja ayo kita juga harus cari Zein,kalian panggil Kenzo dan yg lain"ucap Satria

"Baik bang"lalu mereka pun pamit pergi dan mencari Zein

Sementara Ryan dia juga menyuruh anak buah nya untuk mencari Zein

"Mas.....kita harus berdoa semoga Zein baik-baik Saja"ucap Aminah

"Iya sayang"ucap Ryan lalu memeluk sang Istri yg tengah mengandung

"Pah hiks Zein pah hiks Zein di Culik"ucap Rianti lalu sedetik kemudian dia pingsan

"MAMA"Panggil Deren,Ryan,dan Aminah

"Mah...mama"

"Tenang pah mama hanya pingsan karena syok sebaik nya kita bawa mama ke kamar aja...nanti Ryan telpon dokter untuk kemari"ucap Ryan

"Iya"lalu Deren membawa sang Istri ke kamar

"Aku buat teh hangat dulu buat mama, biar nanti saat mama siuman bisa minum teh untuk menghangatkab pikiran nya"ucap Aminah

"Iya sayang....tapi hati-hati aku nggak mau kamu dan calon bayi kita terluka"ucap Ryan

"Iya mas"ucap Aminah

Lalu dia pun pergi ke dapur, Sementara Ryan dia menelpon dokter dan juga menelpon Anak buah nya untuk menanyakan perkembangan tentang pencarian Zein

********

Sementara Arsa dan Vano tengah berdiskusi tentang penculikan Zein

"Bang menurut mu siapakah dalang di balik semua ini?"tanya Vano

"Entah lah aku pun tak tahu... padahal semua orang tahu bahwa Zein adalah adik kesayangan Kita"ucap Arsa lalu menghembuskan nafas kasar

"Tapi ada satu orang yg tak takut pada kita"ucap Vano,lalu mereka saling Pandang

"TIO"tebak mereka berdua

"Yah Tio karena dia lah yg tak pernah takut pada kita apa lagi dia dendam banget sama kita, terutama dia tahu bahwa Zein punya hubungan dengan kita"ucap Vano gusar

"Iya....bisa jadi dia yg menculik Zein,aku takut dia akan melukai Zein"ucap Arsa gelisah

"Dan aku juga baru dapat kabar dari anak buah ku bahwa Tio telah kembali ke Indonesia"ucap Vano,yg nambah membuat Arsa gelisah

"Kita harus cepat bergerak dan bergegas menemukan Zein"ucap Arsa dan diangguki Vano

Saat mereka ingin pergi tiba-tiba anak buah mereka memanggil

"Bos....ada orang yg mencari bos"ucap Anak buah mereka

Vano dan Arsa saling Pandang,siapa itulah isi pikiran mereka

"Suruh dia masuk"ucap Vano datar

Lalu Anak buah nya menunduk hormat DNA pergi dari sana, sementara Vano dan Arsa yg ingin pergi pun tak jadi dan duduk kembali

Seorang laki-laki masuk dengan gagah,dan setelan jas yg melekat di tubuh nya,yg membuat dia terlihat gagah dan Beribawa,dengan wajah yg tampan bak dewa yunani,dan kacamata hitam di mata nya yg menambah gaya tarik

"Hai apa kabar....lama tidak berjumpa"ucap laki-laki tersebut

"Kau......
.

.

.

Bersambung.......

Siapa ni yg kangen sama Zein.

Btw HBD TO ME🥳 -Al

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 28, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Transmigrasi pemuda polosTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang