Aku mulai memberanikan diri
Mencoba membuka hati
Semoga ada hal baik menghampiri
Walau nyatanya kau belum mampu terganti
Aku mulai mencoba
Mencoba melepas lara
Walau aku tak akan tahu akhirnya
Semoga saja akan berakhir indah
Walau aku tak begitu yakin jua
Nyatanya itu hanya angan belaka
Walau hatiku telah ku buka
Namun belum ada yang seperti dia
Tidak ada yang mampu menghancurkan pintunya
Walau telah ku buka lebar-lebar
Nyatanya hanya kamu sosok yang di damba
Maaf...
Lagi-lagi aku gagal
Gagal memulai...
atau bahkan gagal mengakhiri
Karena terlepas itu...
Aku tak mampu bohongi hati
Nyatanya masih kamu...
Si pemilik hati...
KAMU SEDANG MEMBACA
Penikmat Luka
Puisihanya berisi sebuah untaian aksara yang hanya mampu ku tulis tanpa pernah berani ku ungkapkan secara lantang
