Mencintaimu begitu menyakitkan
Hatiku rasanya hampir mati tertikam
Otak dipenuhi beban pikiran
Fisik disiksa habis-habisan
Tak pernah terpikirkan
Bahwa kamu begitu kejam
Datang tanpa diundang
Pergi menyisakan kekecewaan
KAMU SEDANG MEMBACA
Penikmat Luka
Poesíahanya berisi sebuah untaian aksara yang hanya mampu ku tulis tanpa pernah berani ku ungkapkan secara lantang
