BAB KETIGABELAS

3.5K 190 14
                                        

p sobat
yey up, sorry ye kemaren kecapean habis minsoc ges.
mari kita lanjutkan cerita gajelas ini.












"

Aduh ini berdua malah makin nemplok" keluh Gracia

"Udah jam 8 padahal, ga biasanya Indah sampe jam segini Gre" lanjut Cindy

"Biasa jam 6 udah bangun ini jam 8 masih tidur mana keliatan banget nyenyaknya" ucap Jinan

"Ge bangun anaknya ih, katanya mau ke kebun binatang" suruh Shani

"Yauda deh aku coba ya" jawab Gracia

Gracia mendekati Oniel dikutin oleh Cindy

"Indah sayang, bangun yuk kita jalan jalan" ucap Cindy

"Onielll bangun dek" ucap Gracia

Oniel Indah masih tertidur tidak merasa terusik sedikitpun.

"Haduh ini gimana malah makin erat meluknya" ucap Gracia

"Oniel Ares Natioo" ucap Gracia ditelinga Oniel

Oniel terusik

"Hmm? Kenapa bu?" Tanya Oniel yang belum membuka mata

"Bangun dek, katanya mau jalan jalan sama Indah" suruh Gracia

"Hmm, onyil ngantuk bu" ucap Oniel

"Bangun atau ibu buang semua koleksi sepatu bolamu?" Ancam Gracia

Oniel langsung membuka matanya mendengar ancaman tersebut, itu bagaikan ancaman pembunuhan untuknya. Indah sedikit terusik dengan pergerakan Oniel yang perlahan melepas peluknya

"Nyil?" Ucap Indah

"Bangun yuk ndah, kita jalan jalan" ucap Oniel

"Ngantuk nyil" ucap manja Indah

"Udah yuk bangun, aku angkat ke kamar" ucap Oniel sembari mengangkat tubuh Indah, diberi anggukan oleh Indah.

Oniel mengendong Indah seperti koala membawanya ke depan kamar mandi.

"Ga nyangka ji anaklo semanja itu" ucap Shani

"Sama gue ga segitunya loh" jawab Jinan

"Heran kok bisa ya" heran Gracia dan Cindy

"Yauda kita tunggu didepan aja, Oniel mandi juga ga lama lama banget" ucap Shani, diangguki oleh yang lain

"Indah mandi dulu ya, ini handuknya baju ganti Indah udah disiapin sama bu Ge dikamarnya" ucap Oniel

"Iyaa onyil" jawab Indah sembari mengosok matanya

"Hey, stop ngucek matanya ya Indah" ucap Oniel sembari menahan tangan Indah

"Yauda Oniel juga mau mandi" ucap Oniel yang segera pergi meninggalkan Indah

20 menit berlalu Oniel dan Indah sudah selesai dengan kegiatannya dikamar mandi

"Kaki Onyil udah ga sakit?" Tanya Indah

"Udah engga nih, abis recharge energy bareng orang cantik" jawab Oniel sembari mengoda Indah

"Ih apaan si" ucap Indah

"Yauda ayo ditunggu didepan deh kayanya" lanjut Indah

Oniel hanya mengangguk sembari membuka sedikit lengannya untuk Indah menggandengnya, Indah tersipu malu

"Gak" ucap Indah yang segera pergi keluar

"Cih gengsian" ucap Oniel segera menyusul Indah

Greshan dan Jicin sudah menunggu didalam mobil

Cinta Yang Mati [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang